Empat Warga Merauke Diperiksa Polisi Diduga Terkait ULMWP

Kapolres Merauke, AKBP Ir. Untung Sangaji

Metro Merauke – Polres Merauke, Papua memeriksa empat warga yang diduga terlibat aktivitas United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), yang merupakan oraganisasi gerakan Papua merdeka.

Keempat warga berinisial, PY, IS, XT dan EK itu, memenuhi panggilan Polres Merauke untuk dikonfirmasi terkait kegiatan mereka beberapa hari lalu. 

Bacaan Lainnya

Kapolres Merauke, AKBP Ir. Untung Sangaji ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah memanggil empat orang tersebut.

“Sudah kita panggil kemarin dan kami periksa jika memenuhi usur maka akan kita tahan, tapi kalau mereka hanya disuruh orang untuk buat situasi jadi gaduh, ya kita pahami itu,” kata Kapolres, kemarin.

Untung Sangaji menghimbau seluruh masyarakat Merauke, agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang melawan hukum di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Jangan bertindak gegabah, jangan coba-coba untuk melakukan makar karena hukuman penjara 20 tahun menanti. Undang-undang Makar itu sama denga Undang-Undang darurat, hukuman 20 tahun penjara,” ucapnya.

Ia menegaskan, polisi tidak mentoleransi para pihak yang melakukan tindakan melawan hukum, di daerah tersebut.

“Kalau diulangi lagi, ya mau tidak mau kita tahan dan prosesnya akan lebih panjang. Karena harus tunggu keputusan dari pengadilan dan lain sebagainya,” ujarnya.

“Kalau mereka mau melakukan aksi-aksi protes atau apa, silahkan di Jakarta sana, di pemerintah pusat saja, jangan di sini. Jangan mengganggu masyarakat yang ada di sini dengan isu-isu seperti itu,” sambungnya. 

Informasi yang diperoleh, keempat warga yang dipanggil untuk diperiksa tersebut sudah dipulangkan oleh pihak kepolisian. (Emanuel/Arjuna)

Pos terkait