Forum Komunikasi Masyarakat Seireri Ajak Warga Tidak Ikut Demonstrasi

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Saireri Yonas Alfons Nusi. ANTARA/ HO - Dok. Pribadi

Metro Merauke – Forum Komunikasi Masyarakat Seireri minta warga Saireri yang tersebar di Papua, khususnya Kota Jayapura, tidak ikut aksi demonstrasi pada 10 Mei 2022.

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Saireri Yonas Alfons Nusi di Jayapura, Senin, mengatakan penyampaian aspirasi harus dengan bijaksana dan sesuai dengan aturan.

Bacaan Lainnya

“Kami mengapresiasi penyampaian aspirasi itu tapi dalam selebaran agenda demo besok itu ada penolakan DOB (Daerah Otonomi Baru), Otsus (Otonomi Khusus), dan referendum,” katanya.

Menurut Yonas, tiga agenda demonstrasi Selasa besok sangat bertentangan dengan undang-undang sehingga pihaknya berharap masyarakat berpikir bijak dan menghormati apa yang sudah diatur pemerintah.

“Mari kita sampaikan aspirasi secara santun dan bijaksana untuk tidak mengganggu ketertiban umum agar apa yang dilakukan dapat memberikan kenyamanan bagi semua pihak,” ujarjuga anggota Komisi 1 DPR Papua itu.

Dia menjelaskan bahwa DPR Papua sendiri juga telah menyampaikan aspirasi masyarakat terkait penolakan DOB kepada Pemerintah Pusat sehingga pihaknya mengimbau warga menghormati proses itu.

“Aspirasi warga soal penolakan sudah kami sampaikan ke Pemerintah Pusat, mari kita sama-sama menghormati dan beri ruang kesempatan pemerintah untuk mengambil keputusan yang tepat bagi kepentingan pembangunan nasional di Tanah Papua,” katanya lagi.

Dia menambahkan masyarakat Saireri harus mendukung dan memberikan kepercayaan kepada negara untuk menyelesaikannya.

“Jangan malah lakukan hal-hal yang melanggar konstitusi negara serta mengganggu kenyamanan dengan aksi,” katanya. (Antara)

Pos terkait