Polisi Bebaskan Empat Orang yang Ditangkap Bersama Jubir PRP

Ilustrasi: Jubir PRP, Jefri Wenda (kaos putih) saat akan dibawa ke Mapolres Jayapura Kota

Metro Merauke – Polres Kota Jayapura, Papua membebaskan empat dari enam orang ditangkap bersama Juru Bicara Petisi Rakyat Papua (Jubir PRP), Jefri Wenda. Mereka dibebaskan Rabu dini hari (11/05/2022).

Enam orang ditangkap polisi bersama Jefri Wenda, bertepatan dengan unjuk rasa menolak rencana pemekaran Provinsi Papua di Kota Jayapura, Selasa (10/05/2022).

Bacaan Lainnya

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua, Emanuel Gobay yang mengadvokasi para aktivis ini mengatakan, keempat orang itu dibebaskan, sebab tidak ditemukan adanya dugaan pelanggaran hukum.

“Mereka dibebaskan setelah diperiksa sebagai saksi selama 13 jam oleh penyidik Polres Kota Jayapura,” kata Emanuel Gobay, Rabu (11/05/2022).

Menurutnya, mereka yang dibebaskan, yakni Nely Itlay, Maxi Mangga, Abidow dan Iman Kogoya. 

Sementara itu, Jefri Wenda bersama dua orang lainnya, hingga kini masih ditahan di Mapolresta Jayapura. 

Akan tetapi penasihat hukum hingga kini belum tahu dasar hukum penangkapan para aktivis itu.

“Kami mempertanyakan, dasar hukum apa yang digunakan polisi melakukan penangkapan. Padahal aksi penolakan pemekaran itu berjalan damai,” ucapnya.

Emanuel Gobay berharap, polisi bersikap profesional dalam melaksanakan tugasnya. Tidak menyalahgunakan sistem peradilan pidana, agar tidak terkesan ada dugaan kriminalisasi.

“Jangan sampai ada praktik-praktik kriminalisasi, terhadap masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi terhadap penolakan pemekaran,” ujarnya. (Arjuna)

Pos terkait