Yonif Raider 301 Luncurkan Program Revitalisasi Masyarakat di Ilu

Foto bersama antara Satuan tugas dari satuan organik Yonif Raider 301/PKS bersama warga di Distrik Ilu (ANTARA/HO-Satgas satuan organik Yonif Raider 301/PKS)

Metro Merauke – Satuan tugas dari satuan organik Yonif Raider 301/PKS meluncurkan program revitalisasi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi kreatif desa di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Komandan satgas (Dansatgas) Satuan Organik Yonif Raider 301/PKS Letkol Inf Muhammad Syaifudin Fanany dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jayapura, Selasa, mengatakan program tersebut merupakan inovasi dari pihaknya untuk memberdayakan masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

“Dengan cara membangun ekonomi kreatif untuk meningkatkan perekonomian di masyarakat khususnya di Distrik Ilu,” katanya.

Pihaknya berharap melalui program itu dapat membantu memajukan perekonomian di wilayah penugasan Satuan Organik Yonif Raider 301/PKS.

“Inovasi ini kami namakan program revitalisasi masyarakat desa di mana bertujuan untuk meningkatkan ekonomi di wilayah itu,” ujarnya.

Dia menjelaskan hal yang mendasari peluncuran program tersebut yaitu untuk mengatasi kesulitan masyarakat desa dan upaya memaksimalkan potensi hasil pertanian di wilayah itu.

“Sebagian masyarakat di sini berprofesi sebagai petani sehingga hasil dari pertanian dan kebun ini akan memiliki potensi besar dalam bidang ekonomi,” katanya lagi.

Dia menambahkan untuk mensukseskan program tersebut pihaknya mengajak para siswa di sekolah SMU Negeri Ilu untuk mengolah hasil perkebunan warga menjadi suatu produk olahan makanan yang bermanfaat dan bernilai tinggi.

“Sehingga para siswa bisa juga mendapat ilmu pengetahuan di bidang ekonomi sedangkan masyarakat lokal dapat menikmati hasil tani tersebut dengan produk yang mempunyai nilai jual tinggi,” ujarnya lagi.

Sementara itu seorang guru SMA Negeri Ilu Norce Sarah Maria Naat mengapresiasi program yang di gagas Satgas satuan organik Yonif Raider 301/PKS.

“Program tersebut menambah pengetahuan para siswa dalam bidang ekonomi kreatif,” katanya. (Antara)

Pos terkait