Usia Diperiksa Polisi, Jubir PRP Dibebaskan

Jubir PRP, Jefri Wenda (kaos putih) saat diperiksa penyidik kepolisan - IST

Metro Merauke – Polres Kota Jayapura membebaskan Juru Bicara Petisi Rakyat Papua (Jubir PRP) Jefri Wenda, bersama dua orang lainnya, yakni Ones Suhuniap dan Omilson Balingga pada Rabu sore (11/05/2022).

Kapolres Kota Jayapura, Kombes Pol Gustav Urbinas mengatakan, sebelum Jefri Wenda dan dua orang lainnya dipulangkan, polisi terlebih dahulu membebaskan empat orang, yakni Nely Itlay, Maxi Mangga, Abidow dan Iman Kogoya pada Rabu dini hari.

Bacaan Lainnya

Ketujuh orang itu sempat diamankan, saat terjadi unjuk rasa menolak rencana pemekaran Provinsi Papua di Kota Jayapura, Selasa (10/05/2022).

“Jefri Wenda dan dua orang lainnya sudah dipulangkan pada Rabu sore. Sedangkan empat orang lainnya, dipulangkan lebih dulu, Rabu dini hari,” kata Gustav Urbinas.

Kapolresta Jayapura, Kombes Pol Gustav Urbinas mengatakan, Jefri Wenda dan enam orang lainnya, diamankan untuk dimintai keterangan.

Polisi meminta keterangan kepada Jefri Wenda dan kawan kawan, berkaitan dengan unjuk rasa menolak rencana pemekaran Provinsi Papua.

Sebab, Jefri Wenda diduga menghasut warga melalui ajakan di media sosial dan selebaran, untuk terlibat unjuk rasa pada 10 Mei 2022

Unjuk rasa yang dikoordinir Petisi Rakyat Papua itu, tidak hanya menolak rencana pemekaran Provinsi Papua, juga menolak Otonomi Khusus bagi Papua.

“Setelah diperiksa, penyidik belum mendapati bukti kuat untuk melanjutkan proses hukum, sehingga mereka dipulangkan,” ucapnya.

Akan tetapi polisi masih tetap melakukan penyelidikan dugaan kasus ini. Apabila nanti ditemukan bukti yang kuat dalam dugaan kasus pelanggaran UU ITE, polisi akan melanjutkan ketahap penyidikan.

“Kami masih terus melakukan penyelidikan. Apabila ada bukti yang kuat nantinya, mereka yang diduga bersalah, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya. (Arjuna)

Pos terkait