Wabup Merauke: Pemberhentian Pimpinan OPD Sebagai Syarat Lelang Jabatan

Wakil Bupati Merauke, H. Riduwan

Metro Merauke – Wakil Bupati (Wabup) Merauke, Papua, H. Riduwan menyatakan pemberhentian pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Merauke, merupakan salah satu syarat memulai pelaksanaan lelang jabatan eselon II.

Ia mengatakan, belum lama ini sembilan kepala OPD di lingkungan Pemkab Merauke diberhentikan dari jabatannya. 

Bacaan Lainnya

Katanya, sesuai amanat Bupati Merauke, ia bersama Sekertaris Daerah Kabupaten Merauke, Ruslan Ramli dan Kepala Kepagawaian, Urbanus Aleu Kaize telah menyerahkan surat keputusan (SK) pemberhentian itu kepada setiap pejabat yang bersangkutan.

“Pemberhentian ini berdasarkan hasil penilaian tim. Ini juga dalam rangka pelaksanaan proses lelang jabatan eselon II. Kan tidak mungkin dilakukan lelang jabatan kalau jabatan eselon II masih ada yang menempati,” kata H. Riduwan belum lama ini.

Menurutnya, pimpinan OPD yang diberhentikan dari jabatannya dapat mengikuti proses lelang jabatan, apabila dinyatakan memenuhi syarat oleh tim seleksi.

“Lelang jabatan inikan dilakukan secara terbuka. Siapa saja aparatur sipil negara (ASN) boleh ikut apabila memenuhi syarat atau kriteria yang ditentukan,” ucapnya.

Katanya, salah satu syarat peserta lelang jabatan berusia maksimal 55 tahun, atau belum memasuki masa pensiun. 

“Yang akan menyeleksi syarat adminsitrasi adalah tim seleksi dari pusat. Kalau memenuhi syarat silahkan ikut, semua ASN punya hak yang sama,” ujarnya. 

OPD di lingkungan Pemkab Merauke yang pimpinannya telah diberhentikan, yakni Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Dinas Tanaman Pangan, Dinas Sosial.

Inspektorat Daerah, Dinas Informasi dan Komunikasi, Dinas Pemuda Olahraga, serta Dinas Perumahan Rakyat.

Selama instansi itu belum ditempati pejabat definitif, posisi kepala OPD akan diisi oleh pelaksana tugas atau Plt. (Arjuna)

Pos terkait