Pemprov Papua Selatan Lepas 48 Siswa Program ADEM ke Bali dan Jawa

Pj Sekda Papua Selatan, Madaremmeng menyerahkan 48 siswa penerima beasiswa ADEM untuk dididik di Jawa dan Bali

Metro Merauke – 48 siswa dari 4 kabupaten di Papua Selatan mengikuti program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) diserahterimakan untuk menempuh pendidikan tiga tahun di Jawa dan Bali.

Penyerahan puluhan siswa ADEM dilakukan setelah siswa mendapatkan pembekalan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Sub Koordinator ADEM, Dwi Setia Permana, tahun 2023 ini Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendapatkan kuota program ADEM sebanyak 48 siswa.

“Masing-masing kabupaten cakupan Papua Selatan mengirim 12 siswa untuk program ADEM. Besok, bersama pendamping akan berangkat ke 4 provinsi untuk memulai pendidikan,” kata Dwi Setia Permana, Sabtu (08/07/2023).

Dirincikan, 4 provinsi sebagai tempat pelaksanaan program ADEM, masing-masing 8 siswa di Banten, Yogyakarta 12 siswa, Bali 8 siswa, dan Jawa Timur 20 siswa.

“Anak-anak dari program ADEM tidak akan putus, setelah rampung pendidikan menengah, akan dilanjutkan program ADIK,” terangnya.

Untuk itu pihaknya mengharapkan, peserta ADEM Papua Selatan dapat memanfaatkan program tersebut dengan baik demi meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.

Setelah mendapatkan pembekalan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan, 48 siswa asal Merauke, Asmat, Mappi, dan Boven Digoel siap mengikuti ADEM

“Meski adik-adik saat ini jauh dari orang tua, tetap mendapat pengawasan dan bimbingan,” tuturnya.

Sementara itu, Pj. Sekda Papua Selatan, Maddaremmeng ketika melepas 48 siswa Program ADEM meminta para siswa dapat memanfaatkan kesempatan emas tersebut belajar di luar daerah dengan tekun.

“Bukan berarti pendidikan di Papua kurang baik, melainkan dengan belajar di luar daerah, selain menuntut ilmu pendidikan, anak-anak dapat belajar pengetahuan maupun ada hal-hal lain yang dapat memantapkan SDM Papua Selatan,” katanya.

Maddaremmeng menilai, siswa yang mengikuti program ADEM memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Sebab, pendampingan yang dilakukan secara baik. Termasuk memiliki orang tua asuh yang akan mendampingi dan mengajarkan pola hidup mereka (siswa) menjadikan anak lebih dewasa dalam berfikir dan matang.

“Kami titip anak-anak, tolong dijaga dan dibimbing. Kalau ada hal-hal yang perlu dikomunikasikan untuk disampaikan kepada kami,” tuturnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *