Metro Merauke – Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-26 SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Merauke, berlangsung meriah sekaligus diselimuti suasana haru, Rabu (22/07/2026).
Acara yang diprakarsai para alumni dan dewan guru tersebut menjadi momen refleksi panjang atas perjalanan sekolah dalam mencetak generasi unggul di Papua Selatan.
Ketua Panitia HUT ke-26 SMKN 3, Joko Yulianto, yang merupakan alumni angkatan kedua, menyampaikan bahwa perayaan ini sepenuhnya lahir dari inisiatif dan swadaya lintas angkatan alumni serta dukungan para guru.
”Peringatan HUT ke-26 ini sebenarnya jatuh pada 17 Juli 2026. Namun, karena ada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), baru bisa kita laksanakan hari ini. Kegiatan ini sepenuhnya diprakarsai oleh alumni dan guru,” ujar Joko.
Ia juga menekankan pesan akan pentingnya adab dan pembentukan karakter bagi para siswa yang saat ini masih aktif menuntut ilmu. Menurutnya, kesuksesan tidak hanya diukur dari angka-angka akademik di dalam kelas.
”Nilai akademik kalian tidak menjamin kesuksesan di masa depan. Kalian bisa saja juara satu di kelas, tapi tanpa adab dan attitude, itu tidak ada artinya. Tolong utamakan adab, hormati guru-guru kalian, dan hormati orang yang lebih tua,” tegasnya di hadapan ratusan siswa dan undangan.

Sementara itu, Kepala UPTD SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Merauke, Pebri Pelalangan Romba, menegaskan bahwa usia 26 tahun merupakan perjalanan panjang yang telah melewati tiga generasi kepemimpinan. Ia mengingatkan agar momentum ini tidak sekadar menjadi perayaan seremonial belaka.
”Ulang tahun sekolah bukan hanya tentang merayakan bertambahnya usia, tetapi juga mengenang perjuangan para pendiri dan dedikasi para guru. Sejak berdiri, sekolah kita telah melewati tiga generasi kepemimpinan, diawali alm Jan Enock, kemudian Bapak Marthen Rumar, hingga saya saat ini di tahun ketiga,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa tantangan dunia pendidikan ke depan akan semakin dinamis seiring pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
”Dunia bergerak cepat dengan perkembangan iptek yang dinamis. Pendidikan harus selalu siap mengikuti perkembangan zaman. Mari kita jadikan sekolah ini sebagai rumah kedua yang aman dan nyaman untuk belajar, berkarya, dan berprestasi,” pintanya.
Momen HUT sekolah kali ini juga dilalui penuh keharuan, saat para alumni menyerahkan cenderamata secara simbolis kepada dua guru yang akan memasuki masa purna tugas. Tangis haru dan rasa terima kasih terpancar dari para alumni yang mengapresiasi dedikasi dan kesabaran para pendidik selama mereka menimba ilmu di sekolah tersebut.
Acara diakhiri dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, serta ramah tamah antara alumni, dewan guru, pejabat pemerintah daerah, dan para siswa.
Momen ini menjadi wahana mempererat tali silaturahmi sekaligus menegaskan komitmen SMKN 3 Merauke untuk terus mencetak generasi penerus yang berkarakter dan berdaya saing di Papua Selatan. (Nuryani)













































