Metro Merauke – Peserta Kongres Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) ke-VI pada Oktober 2022, akan diinapkan di kampung kampung di sekitar Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
Ketua Badan Pengurus Harian AMAN Kabupaten Jayapura, Benhur Wally mengatakan ada 15-20 rumah warga di 23 kampung sekitar Danau Sentani yang akan digunakan tamu undangan menginap sementara saat pelaksaan Kongres AMAN.
Menurut Wally, pihaknya mulai mendata dan memastikan kesiapan pemilik rumah, sebelum menyiapkan fasilitas di setiap hunian yang akan ditinggali para tamu undangan.
“Salah satu yang penting dipersiapkan adalah kebutuhan pangan dan transportasi. Fasilitas pendukung dan ketersediaan bahan pangan lokal,” kata Benhur Wally.
Katanya, salah satu sarana transportasi yang penting adalah speed boat dan perahu milik masyarakat di 23 kampung. Sebab, jarak lokasi kegiatan dari satu kampung ke kampung lain tidak begitu jauh.
“Kecuali kegiatan rapat pleno akan dilakukan di tempat-tempat yang mampu menampung peserta lebih dari 100 orang,” ucapnya.
Beberapa lokasi rapat pleno yang dipersiapkan, yakni Gedung Olahraga (GOR) HMS di Toware, Stadion Lukas Enembe atau Istora Papua Bangkit, dan Kampung Ifar Besar.
“Memang ada kampung-kampung prioritas yang dipersiapkan, karena dekat dengan fasilitas tempat rapat pleno,” ujarnya.
Ia memastikan, panitia Kongres AMAN dari pusat hingga daerah sudah sangat siap menggelar agenda itu.
Ketua Panitia Kongres AMAN ke VI, Mathius Awoitauw mengatakan, kegiatan seperti sarasehan, seminar dan materi tentang kebudayaan akan dilaksanakan di fasilitas umum milik masyarakat kampung. (Arjuna)
















































