Metro Merauke – Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) bersama Kodim 1707/Merauke menggelar kegiatan Pembinaan Media Teritorial bertempat di Aula Anim Ha, Rabu (04/02/2026). Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) guna mempererat hubungan kerja sama antara TNI dan insan pers di wilayah Papua Selatan.
Kegiatan yang dihadiri tim pusat serta berbagai perwakilan media di Merauke ini menjadi ruang diskusi strategis dalam menyelaraskan pemahaman terkait penyampaian informasi publik.
Fokus utamanya adalah bagaimana media mampu menjadi jembatan informasi yang akurat dalam mendukung program pemerintah dan pembangunan daerah.
Ketua Tim Pusterad, Mayor Inf Saefudin, menegaskan bahwa pembinaan teritorial merupakan fungsi utama TNI AD yang tidak bisa dipisahkan dari peran media. Menurutnya, media adalah jembatan dalam mewujudkan sistem pertahanan semesta yang tangguh.
“Pembinaan teritorial adalah bagian dari sistem pertahanan semesta untuk menciptakan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh. Untuk itu, diperlukan kerja sama, koordinasi, dan komunikasi yang berkelanjutan dengan seluruh komponen bangsa, termasuk media massa,” tegas Mayor Inf Saefudin.

Ia menambahkan bahwa banyak program TNI AD yang membutuhkan dukungan publikasi yang tepat dan bertanggung jawab agar manfaatnya terasa lebih luas.
Senada dengan hal tersebut, mewakili Dandim 1707/Merauke, Kasi Personalia Kapten Inf Herman Purba, menekankan bahwa di era keterbukaan informasi, media memegang kendali penting dalam membentuk opini masyarakat. Ia menilai, narasi yang dibangun media sangat menentukan kualitas informasi yang diterima publik.
“Media saat ini memiliki posisi yang sangat krusial. Baik atau buruknya informasi yang dikonsumsi masyarakat sangat bergantung pada cara media menyampaikan cerita yang utuh dan sejalan dengan fakta di lapangan,” tegas Kapten Inf Herman Purba.
Melalui pembinaan ini, TNI berharap tercipta kesamaan persepsi dalam mengawal setiap program kerja nyata di lapangan. Media dipandang bukan hanya sebagai penyampai berita, melainkan mitra strategis dalam menjaga kedekatan emosional antara TNI dan rakyat.
Pemberitaan yang positif, berimbang, dan bertanggung jawab diyakini mampu mencerminkan kinerja nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Katanya, hal ini menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.
Kodim 1707/Merauke berharap sinergi ini tidak berhenti pada kegiatan seremoni saja, namun berlanjut secara berkesinambungan. Kolaborasi yang solid antara TNI dan awak media diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mengawal percepatan pembangunan di Kabupaten Merauke dan sekitarnya. (Nuryani)















































