Metro Merauke – Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, H. Amran Sulaiman, melakukan kunjungan kerja strategis ke Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, untuk melakukan gerakan tanam padi bersama di Kampung Waninggapkai, Distrik Semangga, Merauke, Sabtu (04/07/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kabupaten Merauke “dihujani” komitmen bantuan dari Kementerian Pertanian dengan total nilai mencapai Rp 1.3 Triliun guna mempercepat transformasi dan kemandirian sektor pangan di wilayah timur Indonesia.
Mentan menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya setelah melihat langsung bagaimana para pemuda dan putra-putri daerah asli Merauke, seperti operator alat mesin pertanian (alsintan) di Kampung Semangga serta operator drone bernama Selfius Gebze, telah mahir mengoperasikan teknologi pertanian modern.
“Kami sangat bangga melihat operator alsintan dan drone adalah putra-putri terbaik daerah sini. Inilah tujuan utama kita, yaitu transfer teknologi ke generasi muda Papua. Teknologi yang digunakan di Merauke saat ini sudah sejajar dengan teknologi pertanian yang diterapkan di negara-negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat,” ujar Mentan dalam arahannya.
Mentan menyoroti lompatan besar pada Indeks Pertanaman di Merauke yang kini telah mencapai IP 2 (dua kali tanam dalam setahun), melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 1,6 hingga 1,7. Mentan menargetkan wilayah ini mampu mendorong produktivitas hingga tiga kali tanam setahun.
Produksi padi di Merauke yang dulunya hanya berkisar 3 ton per hektar, kini telah meningkat signifikan menjadi 4 ton, 5 ton, bahkan ada yang mencapai 6 hingga 7 ton per hektar.
Dikatakan, berdasarkan laporan dari Bupati Merauke, penerapan mekanisasi ini berhasil mendongkrak pendapatan masyarakat dan petani lokal hingga 300 persen.

Proses penanaman hingga pasca-panen di Merauke kini sepenuhnya didukung ekosistem teknologi tinggi, mulai dari pembibitan, penggunaan drone, mesin tanam (rice transplanter), alat panen (combine harvester), hingga penyediaan mesin pengering (dryer) dan gudang penyimpanan.
Merespons keberhasilan tersebut, Mentan Amran Sulaiman, langsung menginstruksikan jajarannya untuk menambah “hujan” bantuan untuk mendukung perluasan area tanam di Merauke. Mentan juga menegaskan bahwa seluruh peralatan dan infrastruktur yang dibangun sepenuhnya didedikasikan untuk kesejahteraan masyarakat Papua Selatan.
Bantuan tersebut diantaranya, Cobain Harvester sebanyak 122 unit, traktor roda 2 sebanyak 810 unit, traktor roda 4 sebanyak 477 unit, drone 12 unit, pupuk 3 juta kilogram, pestisida 36.229, pompa air 1.188 unit, power treser 12 unit hingga bibit kelapa.
Pada kesempatan itu Mentan melakukan dialog dengan warga dan mengajak seluruh elemen pemerintah daerah, TNI melalui Pangdam dan Danrem, serta masyarakat untuk terus menjaga soliditas dan bekerja sama.
“Kita ini kolaborasi, saling membesarkan dan saling membantu, bukan saling menghujat. Orang yang berhasil adalah mereka yang bergandengan tangan dan tumbuh bersama. Kami di kementerian adalah pembantu masyarakat untuk mewujudkan petani Merauke yang sejahtera,” tandas Amran Sulaiman. (Nuryani)














































