Metro Merauke – Kepala Kampung Soa Senayu, Oktovianus Wikom, menyampaikan langsung harapannya di hadapan Menteri Pertanian Republik Indonesia, H. Amran Sulaiman, saat kunjungan kerja di Distrik Semangga. Ia meminta agar pemerintah pusat tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga membekali masyarakat lokal dengan bimbingan teknis (bimtek) pertanian.
Dalam dialog langsung tersebut, Oktovianus mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan alat-alat pertanian yang selama ini digelontorkan pemerintah. Namun, ia blak-blakan di depan Mentan bahwa bantuan tersebut belum optimal karena warga lokal masih minim keterampilan teknis.
”Alat banyak dibantu, tetapi tenaga teknis di dalam mengelola kami kekurangan. Sekarang kami punya lahan, sekarang siapa yang bisa mengelola dengan baik? Jadi kami butuh tenaga teknis, bimbingan dari pertanian, penyuluh, untuk melatih dan membimbing warga,” tegas Oktovianus langsung kepada Mentan di sela-sela tanam serentak di Kampung Waninggapkai, Distrik Semangga, Merauke, Sabtu (04/07/2026)
Oktovianus menjelaskan,warga Kampung Senayu sangat mendukung program pemerintah dan telah menyiapkan lahan luas lebih dari 300 hektar melalui skema Cetak Sawah Rakyat dan Optimalisasi lahan.

Namun, katanya, kendala utamanya adalah putra daerah asli Marind belum menguasai siklus pertanian modern secara menyeluruh.
”Sampai saat ini para petani belum terampil dalam mengelola pertanian ini, mulai dari pengolahan tanah, pemupukan, hingga proses panen,” tambahnya.
Ia berharap peningkatan kualitas SDM ini diprioritaskan agar warga lokal bisa mandiri dan mampu bersaing.
Mendengar langsung aspirasi tersebut, Menteri Pertanian, H Amran Sulaiman, memberikan respons positif. Mentan menyatakan komitmennya untuk menambah bantuan dan memastikan program pendampingan berjalan terus-menerus agar masyarakat lokal sukses mengelola lahan mereka. (Nuryani)














































