Sapi Kurban Bantuan Prabowo di Merauke Jenis Simental dengan Bobot 882 Kg

Sapi jenis Simental dengan bobot 882 Kg

Metro Merauke – Sapi jenis Simental milik warga asal Salor, Distrik Kurik, Merauke terpilih menjadi salah satu sapi kurban pada Idul Adha 1446 Hijriah dari Presiden Prabowo Subianto.

Karyatun, memiliki dua ekor sapi yang terpilih sebagai sapi bantuan presiden tahun ini. Sapi Simental berusia 6 tahun memiliki berat 882 Kilo Gram (Kg) dan sapi jenis yang sama berusia 4 tahun seberat 851 Kg.

Bacaan Lainnya

Setelah lolos seleksi, 2 ekor sapi milik Karyatun dibeli dari tim kepresidenan masing-masing seharga Rp120.000.000 dan Rp115.000.000.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan Provinsi Papua Selatan, Paino menjelaskan, Provinsi Papua Selatan pada Idul Adha 1446 Hijriah mendapat bantuan 6 ekor sapi dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

Dijelaskan, keenam sapi bantuan tersebut akan didistribusikan untuk provinsi 1 ekor, Mappi, Merauke, dan Boven Digoel masing-masing 1 ekor sapi, sedangkan Kabupaten Asmat mendapat bantuan 2 ekor sapi.

Dirincikan, untuk bantuan sapi kurban ke Boven Digoel jenisnya sapi Peranakan Ongole (PO) dengan bobot 850 Kg. Sapi milik Nuryanto, warga Distrik Tanah Miring seharga Rp 85 juta.

“Untuk di Mappi, ada sapi jenis PO dengan bobot 785 Kg dengan harga Rp.85.000.000, dan Asmat mendapat 2 bantuan sapi, masing-masing jenis peranakan Brahman seberat 658 Kg dan sapi Bali dengan bobot 613 Kg. Sapi milik Choirul Anam, Distrik Tanah Miring, dijual dengan harga Rp60 Juta dan Rp57 Juta,” terangnya, Sabtu (17/05/2025).

Paino menambahkan, seluruh sapi kurban bantuan Presiden untuk Provinsi Papua Selatan berasal dari Merauke yang diketahui sebagai daerah polulasi ternak sapi dengan kualitas yang baik.

“Tentu, sapi kurban harus lolos dari rangkaian pemeriksaan, baik dari sisi umur hingga kesehatan sehingga nantinya layak untuk dipotong dan dikonsumsi,” tandasnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *