Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Merauke Sumbang Puluhan Kantong Darah ke PMI

Metro Merauke – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Merauke menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah serentak, Rabu (24/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sarja Arya Racana Polres Merauke, Jalan Brawijaya ini berhasil mengumpulkan puluhan kantong darah untuk disumbangkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Merauke.

Bacaan Lainnya

​Aksi sosial ini dibuka secara langsung oleh Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, yang diwakili Wakapolres Merauke, Kompol Dr Nuryanty.

​Kegiatan donor darah ini merupakan bukti nyata kepedulian Polri dalam membantu ketersediaan stok darah di wilayah Merauke.

​Dalam sambutannya, Kompol Nuryanty menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk mendonorkan darahnya.

​”Ini adalah bentuk syukur atas pertambahan satu tahun pengabdian Polri untuk masyarakat. Kiranya setetes darah yang diberikan secara sukarela ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, terlebih khusus di Kabupaten Merauke,” ujarnya.

​Aksi kemanusiaan ini mendapat respons yang sangat positif dan diikuti secara antusias oleh berbagai elemen, mulai dari personel Polres Merauke, TNI, ibu-ibu Bhayangkari hingga masyarakat umum.

​Kasidokkes Polres Merauke, dr Antoneta Irma Laiyan mengungkapkan, dari total ratusan relawan yang mendaftar, puluhan kantong darah siap pakai berhasil dikumpulkan dan disumbangkan ke UTD PMI Merauke.

​”Dalam acara donor darah ini, antusiasme peserta yang mengikuti mencapai 140 peserta, dan berhasil mengumpulkan 62 kantong darah. Kantong-kantong darah ini langsung kami serahkan ke PMI Kabupaten Merauke untuk dipergunakan bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

​Melalui tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat”, Polres Merauke berharap aksi donor darah ini dapat menjadi pemantik semangat kepedulian sesama, karena setetes darah yang didonorkan sangat berarti bagi kelangsungan hidup mereka yang sedang sakit. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *