Buka Karnaval Pembangunan, Bupati Merauke Ajak Warga Rawat Persatuan

Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze menyerahkan bendera merah kepada masyarakat Buti.

Metro Merauke – Pemerintah Kabupaten Merauke menggelar Karnaval Pembangunan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tahunan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, pelajar, organisasi, hingga instansi pemerintah di Ibu Kota Provinsi Papua Selatan tersebut, Sabtu (08/08/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze, menyampaikan bahwa Karnaval Pembangunan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wujud nyata keterlibatan seluruh komponen bangsa di daerah tersebut dalam merayakan kemerdekaan.

Bacaan Lainnya

“Di dalam karnaval pembangunan ini, kita menyaksikan bagaimana seluruh komponen bangsa ikut terlibat. Ini menunjukkan adanya euforia, sukacita, serta semangat kebangsaan di antara kita yang perlu kita syukuri dan bawakan dalam doa,” ujar Bupati Merauke.

Bupati juga menekankan bahwa kemeriahan karnaval ini merupakan bentuk refleksi dari perjalanan panjang bangsa Indonesia, khususnya peran sejarah Kabupaten Merauke. Ia mengingatkan kembali bahwa Merauke memiliki catatan sejarah penting sebagai wilayah pertama di Tanah Papua yang melaksanakan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) untuk menyatakan diri kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Semangat perjuangan yang telah ditunjukkan oleh para pendahulu harus terus kita pertahankan dan kita wariskan sebagai estafet perjuangan kepada anak cucu kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bladib Gebze mengajak seluruh warga untuk senantiasa merawat kemajemukan suku, agama, dan ras yang ada di Merauke tanpa menghilangkan identitas masing-masing. Menurutnya, keberagaman dan keseimbangan adalah modal utama dalam membangun Kabupaten Merauke.

Bupati mengimbau seluruh peserta dan masyarakat yang menyaksikan karnaval untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Mari kita jaga keamanan dan ketertiban bersama di dalam pelaksanaan karnaval ini. Dengan semangat Izakod Bekai Izakod Kai (Satu Hati, Satu Tujuan), mari kita jaga persatuan dan kesatuan di atas tanah ini,” pungkasnya.

Diketahui, karnaval pembangunan kali ini diikuti 142 kelompok, baik pelajar, BUMN/BUMD, Organisasi Perangkat Daerah, paguyuban hingga etnis. Nampak hadir Sekda Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, Ketua DPR Papua Selatan, Heribertus Silibun, Ketua MPRS, Damianus Katayu, dan forkopimda. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *