Metro Merauke – Momentum hari jadi Kabupaten Merauke yang ke-124 dirayakan dengan kemegahan luar biasa. Sebanyak 43 kelompok etnis yang ada di Bumi Anim Ha tumpah ruah memadati Jalan Raya Mandala dalam gelaran Karnaval Budaya, Sabtu (7/2/2026).
Bupati Merauke, Yoseph B. Gebze, didampingi Wakil Bupati Fauzun Nihayah, Sekda Yeremias R. Ndiken, serta jajaran Forkopimda Papua Selatan, melepas peserta karnaval dengan titik star di depan Kodim 1707 Merauke.
Karnaval diawali dengan penampilan sakral dari etnis asli Marind sebagai pemilik tanah, disusul masyarakat Mappi, Asmat, hingga kerukunan nusantara seperti Batak, Biak Numfor, HKJSM (Jawa, Sunda, Madura), dan Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Yoseph menekankan filosofi “Izakod Bekai Izakod Kai” (Satu Hati Satu Tujuan). Ia menyatakan bahwa Merauke adalah istana cinta kasih bagi seluruh suku dari Sabang sampai Merauke.

“Momentum ini adalah ruang ekspresi bagi semua etnis. Saya mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga dan merawat Merauke, ini adalah bukti nyata persaudaraan Nusantara,” ujar Bupati Yoseph.
Karnaval tahun ini menjadi sangat istimewa karena keterlibatan aktif puluhan etnis. Tak hanya parade busana, setiap kelompok menunjukkan atraksi budaya terbaiknya.
Pihak swasta, perbankan, dan perusahaan lokal pun turut ambil bagian memberikan dukungan penuh pada hajatan akbar ini.
Diketahui, untuk menyemarakkan HUT ke-124 Merauke, panitia telah menggelar berbagai kegiatan, baik aneka perlombaan, bakti sosial, dan puncaknya pada 12 Februari akan dilalui dengan syukuran dan doa bersama. (Nuryani)
















































