Bupati Merauke Luncurkan Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Alokasi Februari-Maret 2026

Metro Merauke – Pemerintah Kabupaten Merauke bersama Perum Bulog Cabang Merauke resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan untuk alokasi Februari hingga Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis menjaga stabilitas stok dan harga pangan menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah maupun Paskah tahun ini.

Kegiatan peluncuran berlangsung di Gudang Bulog Maro, Jalan Gudang Arang, Kabupaten Merauke, dihadiri jajaran Forkopimda, termasuk Wakapolres Merauke Kompol Dr. Nuryanty dan Dandim 1707/Merauke.

Bacaan Lainnya

Pimpinan Cabang (Pinca) Perum Bulog Merauke, Kerenmu, mengungkapkan bahwa penyaluran tahun ini menghadapi tantangan tersendiri, karena adanya penambahan jumlah penerima manfaat yang cukup drastis.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang membantu percepatan program ini. Tahun ini, data bantuan mengalami kenaikan signifikan hingga 50 persen. Ini menjadi komitmen kami di Bulog Merauke untuk memastikan distribusi berjalan merata dan tepat sasaran,” ujar Kerennu, Rabu (18/03/2026).

Dari data yang ada, penyaluran bantuan pangan periode Februari-Maret 2026 untuk 5 kabupaten, masing-masing Merauke, Asmat, Mappi, Boven Digoel, dan Yahukimo untuk. beras Pagu I sebanyak 1.370.490 Kg dan Pagu II 2.740.989 Kg atau naik 53 persen. Sedangkan minyak goreng Pagu I sebanyak 274.098 Liter sedangkan Pagu II 548.196 Liter.

Bupati Merauke, Yoseph B. Gebze, dalam sambutannya menekankan pentingnya akurasi data agar bantuan ini benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Pusat yang tanggap terhadap kebutuhan riil penduduk di Papua Selatan.

Dikatakan, penyaluran bantuan pangan yang merupakan program pemerintah, bertujuan menstabilkan harga menjelang hari besar keagamaan.

Selain itu untuk stabilisasi harga, menekan potensi inflasi bahan pokok di pasaran dan
memastikan masyarakat kurang mampu memiliki akses pangan yang cukup.

“Kami berharap, baik menjelang maupun sesudah Idul Fitri 1447 H nanti, stabilitas pangan di Merauke tetap terjaga. Tidak boleh ada kelangkaan atau kesulitan pangan bagi warga kami,” tegas Bupati Yoseph.

Dengan sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah, pengawasan distribusi bantuan ini akan diperketat guna memastikan beras dan kebutuhan pokok lainnya sampai ke tangan warga tanpa kendala teknis di lapangan. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *