Siaga Hari Raya, PLN UP3 Merauke Intensifkan Grebek Penyulang dan Siagakan Puluhan Personel

​Manager PLN UP3 Merauke, Rakhel Monika Rumbewas, turun melakukan pengecekan langsung peralatan petugas dalam Grebek Penyulang

Metro Merauke – Dalam rangka memastikan keandalan pasokan listrik selama Hari Raya Idul Adha 1447 H dan Waisak 2570 BE, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Merauke melaksanakan kegiatan Grebek Penyulang serta Apel Siaga Kelistrikan, sebagai bentuk komitmen PLN dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik yang aman, andal, dan stabil bagi masyarakat di wilayah Merauke, Boven Digoel, dan Mappi.

Masa siaga kelistrikan ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, mulai 25 Mei hingga 1 Juni 2026, merujuk pada Standar Operasional Prosedur (SOP) Siaga Hari Raya yang telah ditetapkan.

​Manager PLN UP3 Merauke, Rakhel Monika Rumbewas, menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik. Namun, ia menggarisbawahi bahwa aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah harga mati yang tidak boleh ditawar selama bertugas di lapangan.

Bacaan Lainnya

“Kami memastikan seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi siap dan andal untuk mendukung masyarakat menjalankan ibadah dan aktivitas Hari Raya dengan aman dan nyaman. Namun yang tidak kalah penting, seluruh pekerjaan harus dilaksanakan dengan disiplin K3 tanpa kompromi. Tidak boleh ada pekerjaan yang mengabaikan aspek keselamatan, baik untuk petugas PLN, mitra kerja, maupun masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan,” ujar Rakhel di sela-sela kegiatan, Rabu (20/05/2026).

Ia menambahkan, seluruh personel yang bertugas diwajibkan menerapkan standar safety awareness yang ketat, mulai dari penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, kepatuhan terhadap SOP kerja, pelaksanaan toolbox meeting, hingga analisis risiko lapangan sebelum eksekusi dimulai.

Selain itu, sambungnya, PLN juga melakukan pengamanan area pekerjaan agar masyarakat tetap aman selama pelaksanaan pemeliharaan jaringan dan kegiatan Grebek Penyulang berlangsung.

“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga jarak aman dari jaringan listrik, tidak mendekati area pekerjaan kelistrikan, serta segera melaporkan apabila terdapat potensi bahaya seperti pohon menyentuh jaringan, kabel menjuntai, atau tiang miring. Keselamatan masyarakat merupakan bagian penting dari keandalan layanan PLN,” tambah Rakhel.

Dirincikan, kondisi kelistrikan Sistem Merauke saat ini berada dalam kondisi aman dengan daya mampu pasok mencapai sekitar 46 MW dan beban puncak berkisar 33 MW, sehingga masih tersedia cadangan daya yang memadai untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama masa siaga.

Sebagai langkah preventif untuk menekan potensi gangguan jaringan, PLN juga mengintensifkan kegiatan Grebek Penyulang pada penyulang Kompi 2 yang menjadi salah satu titik fokus pemeliharaan jaringan distribusi.

Kegiatan ini mencakup penguatan konstruksi jaringan, inspeksi aset, pemeliharaan preventif, serta penataan Right of Way (ROW) untuk mengurangi potensi gangguan akibat vegetasi maupun kondisi lingkungan sekitar jaringan listrik.

Sementara itu Assistant Manager Jaringan dan Konstruksi PLN UP3 Merauke, Novan I. Ardhyantoro, menyampaikan Grebek Penyulang dilakukan secara terpadu dengan pendekatan teknis berbasis keandalan sistem dan mitigasi risiko gangguan.

“Kegiatan Grebek Penyulang tidak hanya fokus pada perbaikan fisik jaringan, tetapi juga memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan secara aman, terukur, dan sesuai standar operasional. Kami menekankan kepada seluruh personel agar mengutamakan budaya K3 di lapangan, karena pekerjaan kelistrikan memiliki risiko tinggi yang harus dikendalikan secara disiplin,” jelas Novan.

Ia menambahkan, sebelum pekerjaan dilaksanakan, seluruh tim diwajibkan melakukan identifikasi bahaya dan mitigasi risiko pekerjaan (risk assessment) untuk memastikan setiap aktivitas pemeliharaan dapat berjalan aman bagi petugas maupun masyarakat sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, PLN mengerahkan total 48 personel gabungan yang terdiri dari pegawai PLN, personel PLN Nusadaya, dan mitra kerja, dengan dukungan kendaraan operasional dan material pemeliharaan dalam jumlah cukup. Fokus pekerjaan mencakup 23 titik pekerjaan konstruksi dan penataan ROW sepanjang 5,60 kilometer pada jaringan penyulang Kompi 2.

“Selain pemeliharaan jaringan, PLN juga melaksanakan Apel Siaga dan Gelar Peralatan untuk memastikan kesiapan personel, sistem komunikasi, kendaraan operasional, material cadang, serta peralatan pendukung tanggap darurat sebelum memasuki masa siaga penuh,” jelasnya.

Selama periode siaga, PLN menerapkan pengamanan sistem secara berlapis melalui pemantauan real-time berbasis SCADA di Distribution Control Center (DCC), penguatan posko siaga, percepatan respon gangguan, serta penempatan personel di titik-titik strategis dan lokasi prioritas masyarakat.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga keselamatan ketenagalistrikan dengan melaporkan potensi gangguan seperti pohon mendekati jaringan, tiang miring, atau kondisi instalasi yang berpotensi membahayakan melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center 123.

“Kami berharap seluruh masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan aman, nyaman, dan khidmat. PLN akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik serta menjaga keandalan listrik sebagai kebutuhan utama masyarakat,” tandasnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *