Metro Merauke – Ada suasana tak biasa di SMA Negeri 3 Merauke, Papua Selatan. Tepat di Hari Pendidikan Nasional 2025, sekolah dengan ribuan siswanya itu mendapat kunjungan langsung Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Nandi Julyanto, Jumat (02/05/2025).
Kedatangan Presiden Toyota bersama rombongan mendapat sambutan hangat seluruh warga sekolah lewat tari-tarian daerah.
Benar saja, SMA Negeri 3 Merauke yang dipimpin ‘Srikandi’, Benedikta Sri Lestari Kelanit, diketahui masuk sebagai 25 besar finalis Toyota Eco Youth (TEY), sehingga mendapat kesempatan besar dikunjungi langsung Presiden Direktur Toyota.
TEY mengunjungi berbagai sekolah sebagai bagian dari programnya, yang mengikuti kompetisi inovasi lingkungan bagi siswa SMA sederajat.
Dikatakan Presiden Direktur Toyota, Nandi Julyanto, kunjungan ‘Genba’ bertujuan, untuk meninjau langsung kesiapan sekolah dalam mengikuti TEY tahun ini sekaligus memberikan masukan dan mengedukasi para pelajar untuk mendorong kepedulian lingkungan dan inovasi berkelanjutan.

Saat ini, sambungnya, TEY Ke-13 telah memasuki pendampingan untuk 25 Finalis proposal terbaik dari 1.125 proposal yang ada, dan salah satu dari 25 Finalis tersebut adalah SMA Negeri 3 Merauke.
Dikatakan Kepala SMA Negeri 3 Merauke, Benedikta Sri Lestari Kelanit, anak didiknya sudah kesekian kali mengikuti TEY. Yang membanggakan, pihaknya pun sudah beberapa kali keluar sebagai pemenangnya.
Kali ini, di TEY, siswa SMA Negeri 3 tampil dengan inovasi Brown Block of life pemanfaatan kotoran sapi dan ampas sagu sebagai tanam dan kompos berbasis tenaga surya dengan konsep circular economy.
Menurut Benedikta Kelanit, program TEY bukan hanya sebuah kompetisi, tetapi juga wadah untuk menimbulkan kepedulian dan aksi nyata dari generasi muda terhadap lingkungan.
Sebagai salah satu finalis TEY, Kepala SMA Negeri 3 Merauke percaya, bahwa dengan dukungan dan arahan yang tepat, ide-ide yang dilahirkan anak muda dan didukung dari TEY, dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
“Kami berharap bimbingan, arahan, dan dukungan dari Toyota Indonesia agar semakin mengoptimalkan proposal anak didik dalam pemanfaatan kotoran sapi dan ampas sagu. Terlebih Merauke tengah gencar-gencarnya mendorong kemajuan pertanian, tentu ini sangat baik sekali,” tuturnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Merauke, Yanuarius Katmok, mengapresiasi inovasi besar dari pelajar SMA Negeri 3 Merauke yang ingin merealisasikan solusi atas permasalahan lingkungan yang ada di daerah.
“Terlebih Merauke tengah gencar-gencarnya mendorong kemajuan pertanian, tentu ini sangat baik sekali,” ucapnya.
Pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada sekolah maupun Toyota Indonesia, telah berkolaborasi dalam mendampingi dan memotivasi generasi muda Merauke untuk maju dan berkembang. (Nuryani)
















































