Metro Merauke – Kabar gembira bagi para pencari kerja dan tenaga honorer di Kabupaten Mappi. Pemerintah Daerah (Pemda) Mappi menyatakan telah merampungkan seluruh persiapan administratif maupun teknis terkait seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kini, pelaksanaan seleksi tersebut sepenuhnya tinggal menunggu koordinasi dan izin resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Langkah ini menunjukkan komitmen serius Pemda Mappi dalam menata aparatur sipil negara sekaligus memberikan kepastian status bagi tenaga kontrak yang telah mengabdi di wilayah tersebut.
Bupati Mappi, Kristosimus Yohanes Agawemu, menegaskan bahwa seluruh tahapan yang menjadi kewenangan daerah telah diselesaikan. Mulai dari pemetaan formasi yang dibutuhkan hingga kesiapan infrastruktur penunjang seleksi telah dipastikan aman.
Kesiapan ini bertujuan agar ketika BKN memberikan instruksi pembukaan seleksi, Kabupaten Mappi dapat langsung melaksanakan tanpa ada kendala yang berarti.
“Kalau tidak ada halangan kita harapkan di bulan ini (April), tapi kalau ada halangan lain bisa saja dikasih waktu bulan depan, kita sesuaikan waktu dari BKN Regional IX,” kata Agawemu kepada wartawan, Selasa (21/04/2016).
Dikatakan, meskipun antusiasme di daerah sangat tinggi, Pemda Mappi tetap mengedepankan prosedur yang berlaku sesuai regulasi nasional. Koordinasi intensif dengan BKN terus dilakukan untuk memastikan jadwal pelaksanaan selaras dengan kalender seleksi nasional.
“Kami sudah sangat siap. Segala dokumen dan teknis di lapangan sudah dipersiapkan dengan matang. Sekarang tinggal menunggu di pusat, begitu ada lampu hijau dari BKN, proses seleksi segera kita jalankan,” ungkapnya.
Bupati berharap seleksi PPPK ini menjadi solusi jangka panjang dalam memperkuat sektor pelayanan publik di Kabupaten Mappi, terutama pada bidang-bidang strategis seperti pendidikan dan kesehatan.
Masyarakat, khususnya para calon peserta, diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari kanal pemerintah. Kesiapan diri dalam menghadapi ujian seleksi menjadi kunci utama bagi para peserta untuk lolos menjadi bagian dari aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mappi. (Nuryani)
















































