Metro Merauke – Sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sektor perikanan budidaya di Kabupaten Merauke, Tim Ekspedisi Patriot melaksanakan audiensi dan diskusi bersama Dinas Perikanan Kabupaten Merauke.
Pertemuan tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Perikanan, Yohanes Kapura, Kepala Seksi Bidang Budidaya, Anah, tenaga teknis
budidaya ikan Yadi, serta Humas Dinas Perikanan, Gofrit.
Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas kondisi terkini sektor perikanan
budidaya di Merauke, potensi yang dimiliki, serta berbagai tantangan yang masih dihadapi
dalam pengembangannya.
Dalam kesempatan tersebut, Dinas Perikanan menyampaikan bahwa ketersediaan pakan
masih menjadi salah satu kendala utama dalam budidaya ikan.
Selain itu, keterbatasan
sumber daya manusia (SDM) juga menjadi tantangan yang memengaruhi keberlanjutan
berbagai program budidaya yang telah dikembangkan di masyarakat.
Pada aspek hilirisasi, masyarakat telah mampu menghasilkan berbagai produk olahan hasil
perikanan, seperti abon ikan dan keripik kulit ikan lele. Namun demikian, pemasaran produk
masih menjadi tantangan yang perlu diatasi bersama.
Hingga saat ini, produk olahan
sebagian besar dipasarkan sebagai oleh-oleh khas daerah, sementara tingginya biaya
pengiriman ke luar wilayah menjadi hambatan dalam memperluas jangkauan pasar.
Dinas Perikanan juga memaparkan sejumlah sentra budidaya perikanan yang tersebar di
beberapa wilayah, di antaranya Kurik, Jagebob, Tanah Miring, Semangga, dan Merauke.
Kawasan-kawasan tersebut menjadi pusat pembinaan sekaligus pengembangan berbagai
komoditas perikanan budidaya. Sebagai salah satu solusi untuk menekan biaya produksi, Dinas Perikanan terus mendorong
pemanfaatan pakan alternatif.
Saat ini telah dikembangkan budidaya cacing sutera di Merauke sebagai pakan alami ikan. Selain itu, tanaman seperti lemna dan azolla juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan oleh masyarakat sebagai sumber pakan yang lebih ekonomis dan berkelanjutan.
Dalam diskusi tersebut juga disampaikan rencana peluncuran Kampung Percontohan
Budidaya Perikanan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir bulan. Kampung percontohan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan budidaya perikanan yang mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat kapasitas masyarakat, serta menjadi sarana pembelajaran bagi pembudidaya di Kabupaten Merauke.
Melalui audiensi ini, Tim Ekspedisi Patriot berharap sinergi dengan Dinas Perikanan
Kabupaten Merauke dapat terus terjalin dalam mendukung pengembangan sektor perikanan
budidaya yang berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi
kesejahteraan masyarakat.
Dinas Perikanan menyambut baik peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya
bersama Tim Ekspedisi Patriot dalam kegiatan sosialisasi maupun penguatan kapasitas
masyarakat di bidang budidaya perikanan. Bidang Budidaya menyatakan kesiapan untuk
terlibat sebagai narasumber maupun pendamping teknis dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan perikanan budidaya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Tim Ekspedisi
Patriot, Dinas Perikanan Kabupaten Merauke, dan berbagai pemangku kepentingan dalam
mendukung pengembangan perikanan budidaya yang berkelanjutan.
Berbagai masukan yang diperoleh akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program yang lebih tepat sasaran, sehingga mampu menjawab berbagai tantangan sekaligus mengoptimalkan potensi perikanan yang dimiliki Kabupaten Merauke. (Nuryani)












































