Luar Biasa! Hanya dalam 46 Jam, Warga Merauke dan Donatur Se-Indonesia Kumpulkan Rp400 Juta untuk Ambulance ACBT

Pendiri Aksi Cepat Batas Timur (ACBT), Ust Iwan Nauli

Metro Merauke – Kekuatan solidaritas kemanusiaan kembali terpancar dari ujung timur Indonesia. Kelompok pegiat kemanusiaan Aksi Cepat Batas Timur (ACBT) Merauke, berhasil mengumpulkan donasi Rp446.300.000 hanya dalam waktu singkat, yakni 46 jam.

Dana fantastis tersebut terkumpul dari sumbangan warga Merauke hingga simpatisan di seluruh penjuru Indonesia. Sesuai rencana, donasi ini akan digunakan untuk mewujudkan impian ACBT memiliki satu unit ambulans double cabin yang tangguh guna menjangkau pelosok kampung di Papua Selatan.

Bacaan Lainnya

Pendiri ACBT Merauke, Iwan Nauli, mengungkapkan, selama enam tahun terakhir, ACBT telah menjadi tumpuan bagi masyarakat kurang mampu, mulai dari mengantar pasien, layanan mobil jenazah, hingga menyalurkan bantuan logistik.

Hanya saja, katanya, armada yang ada saat ini, kendaraan roda empat jenis Kijang yang tersedia seringkali kewalahan menghadapi medan ekstrem di wilayah Merauke bahkan Boven Digoel, Papua Selatan.

“Tercatat dalam setahun ini ada sekitar 300 an layanan mobil jenazah, terjauh kami pernah layani hingga di Distrik Mindiptana, Boven Digoel,” ucap Iwan Nauli kepada wartawan, Rabu (07/01/2026).

Dengan armada kecil, pihaknya kerap kesulitan. Bahkan, sambung Iwan Nauli, pernah ada momen dramatis di mana kendaraan ACBT harus dievakuasi menggunakan alat berat (beko) karena terjebak di jalan rusak dan berlumpur saat sedang melayani masyarakat,” kenang Pendiri ACBT.

Menjalankan amanah masyarakat dengan hadirnya kendaraan double cabin, ACBT berkomitmen untuk semakin memaksimalkan layanan kemanusiaan

Kini, dengan hadirnya ambulans double cabin, dinilai sebagai solusi mutlak agar pelayanan tidak terhenti oleh faktor geografis dan infrastruktur jalan yang menantang.

Iwan menyebut, respons publik terhadap penggalangan dana ini sungguh di luar dugaan. Pendiri ACBT Merauke menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh donatur.

Ia mengungkapkan, sumbangan yang datang dari masyarakat luas besarannya variatif. Bahkan terdapat donatur yang memberikan sumbangan pribadi hingga Rp200 juta.

“Kami sangat terharu dan berterima kasih kepada para donatur di mana pun berada. Amanah ini akan kami wujudkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Selain untuk menebus unit mobil seharga kurang lebih Rp400 juta, sisa dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk pembangunan garasi agar kendaraan operasional tersebut terjaga dengan baik.

Ditambahkan, Ambulans double cabin yang dinantikan ini diprediksi akan tiba di Merauke Februari mendatang. “InsyaAllah lusa saya akan berangkat ke Jakarta untuk mengurus prosesnya agar kendaraan tersebut dibawa ke Merauke,” jelas Iwan Nauli.

Dengan armada baru ini, ACBT berkomitmen untuk semakin memaksimalkan layanan kemanusiaan, terutama bagi warga di kampung-kampung terpencil yang selama ini sulit dijangkau.

Aksi ACBT ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat di Indonesia. Jarak dan rintangan jalan bukan lagi penghalang ketika hati masyarakat bergerak bersama untuk membantu sesama. (Nuryani)

Untuk Pembaca Metro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *