Demam Berulang, Peserta JKN Tetap Dapat Pelayanan Cepat dan Gratis di RS TNI Jenderal LB Moerdani

Rori Viki Rikar Woyaa

Metro Merauke– Bagi sebagian masyarakat, menjalani perawatan kesehatan ketika kondisi tubuh menurun merupakan pengalaman yang menguras tenaga dan pikiran.

Namun berbeda halnya dengan yang dirasakan Rori Viki Rikar Woyaa (26), peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mengalami demam berulang dan harus beberapa kali menjalani pemeriksaan di RS TNI Jenderal LB Moerdani Merauke.

Bacaan Lainnya

Ia mengaku seluruh proses pelayanan yang diterimanya berjalan cepat, mudah, dan tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun sejak pertama kali datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Rori menceritakan awal mula ia merasakan demam tinggi yang tak kunjung turun selama beberapa hari. Kondisi ini membuatnya memutuskan untuk berobat ke fasilitas kesehatan yang mampu menangani keluhan secara lebih komprehensif.

RS TNI Jenderal LB Moerdani menjadi pilihan yang ia datangi, terlebih rumah sakit tersebut selama ini dikenal memiliki tenaga kesehatan yang ramah dan sigap dalam penanganan kasus-kasus akut.

“Saya sudah beberapa kali berobat ke RS TNI Jenderal LB Moerdani, saat ini saya datang karena demam saya tidak kunjung membaik. Begitu masuk IGD, saya tidak menemui hambatan sama sekali disini saya dilayani dengan baik. Petugas langsung mengecek kondisi saya, melakukan triase, dan membawa saya ke ruang perawatan untuk pemeriksaan lanjutan,” ungkapnya.

Rori menuturkan bahwa sejak awal proses pendaftaran, verifikasi kartu JKN, hingga tindakan yang diberikan, tidak ada satu pun biaya yang diminta. Semua pelayanan ditanggung penuh oleh Program JKN.

“Sebagai pasien BPJS Kesehatan, saya merasa sangat terbantu. Dari awal masuk rumah sakit sampai saat ini dirawat, saya tidak mengeluarkan biaya apa pun. Semua ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Bahkan ketika saya harus beberapa kali kembali untuk kontrol karena demamnya naik turun, pelayanan tetap sama, cepat dan tidak dipersulit,” ujarnya.

Menurutnya, hal inilah yang menjadi bukti nyata bahwa Program JKN benar-benar memberi perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Ia mengaku bersyukur menjadi peserta aktif JKN sehingga dapat memperoleh pelayanan medis yang optimal di saat kondisi tubuh melemah.

“Yang membuat saya tenang adalah tidak adanya kerumitan administrasi. Saya cukup menunjukkan kartu JKN, lalu petugas langsung memprosesnya. Yang paling penting bagi saya saat itu adalah mendapatkan pertolongan, dan itu benar-benar saya dapatkan tanpa harus menunggu lama,” jelasnya.

Menanggapi pengalaman tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Erika Verayanti Lumban Gaol, menegaskan bahwa kemudahan akses pelayanan kesehatan memang menjadi komitmen utama Program.

“BPJS Kesehatan berkomitmen menjaga kualitas layanan bersama fasilitas kesehatan. Kami juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi agar peserta merasa aman dan nyaman ketika membutuhkan pelayanan. Testimoni positif dari peserta menjadi motivasi kami untuk terus memberikan yang terbaik. Kami selalu memastikan bahwa setiap peserta JKN, termasuk yang datang dengan kondisi darurat seperti demam tinggi, mendapatkan pelayanan cepat dan tepat tanpa dipungut biaya tambahan,” jelasnya.

Dengan penyelenggaraan layanan yang semakin mudah, cepat, dan bebas biaya bagi peserta JKN, pengalaman ini menjadi bukti bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional terus memberikan perlindungan kesehatan yang nyata bagi masyarakat. BPJS Kesehatan bersama fasilitas kesehatan mitra di Kabupaten Merauke berupaya menjaga mutu layanan agar setiap peserta mendapatkan haknya secara optimal, termasuk pada kasus-kasus darurat seperti demam yang membutuhkan penanganan segera. Program JKN diharapkan dapat terus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem jaminan kesehatan. (Nuryani)

Untuk Pembaca Metro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *