Refleksi 53 Tahun PPP:Jaya Ibnu Su’ud Ajak Kader Kembali ke Khidmat Perjuangan dan Perkuat Konsolidasi

Syukuran Harlah PPP Ke-53 di Papua Selatan juga diwarnai pemberian santunan untuk anak yatim piatu yang diserahkan Ketua DPW PPP Papua Selatan, H. Jaya Ibnu Su'ud

Metro Merauke – Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-53 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjadi titik balik penting bagi seluruh kader di wilayah Papua Selatan.

Ketua DPW PPP Provinsi Papua Selatan, Jaya Ibnu Su’ud, menegaskan bahwa usia lebih dari setengah abad ini harus dimaknai sebagai sarana refleksi sekaligus evaluasi menyeluruh atas langkah partai selama ini.

Bacaan Lainnya

Dalam acara syukuran Harlah PPP di Papua Selatan, Jaya Su’ud menekankan pentingnya perubahan ke arah yang lebih baik. Ia menyerukan agar seluruh jajaran pengurus kembali memegang teguh lima khidmat dan enam prinsip perjuangan partai sebagai fondasi gerak organisasi.

“Momentum ini adalah saat yang tepat untuk mengonsolidasikan organisasi dan meneruskan perjuangan. Jika kita ingin partai ini maju, mari kita bergandengan tangan dan merangkul semua unsur demi membesarkan PPP di tanah Papua Selatan,” tegas Jaya Ibnu Su’ud.

Menilik sejarah dan transformasi PPP dari waktu ke waktu. Jaya juga mengingatkan para kader akan sejarah panjang PPP. Sejak tahun 1977, partai berlogo Ka’bah ini telah membuktikan eksistensinya sebagai salah satu kekuatan politik besar di Indonesia.

Meskipun dinamika reformasi dan perampingan partai politik terjadi dari Pemilu ke Pemilu, PPP tetap bertahan hingga Pemilu 2024 lalu.

“Kita punya sejarah panjang sebagai partai besar. Tantangannya adalah bagaimana kita merespons dinamika politik saat ini dengan evaluasi diri yang jujur dan kerja keras secara kolektif,” imbuhnya.

Pada momentum Harlah PPP yang berlangsung di Merauke, Papua Selatan, juga dihadiri Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo.

Sebagai pembina Parpol, Apolo Safanpo, turut menyampaikan harapan besarnya bagi masa depan PPP di daerah itu. Ia berharap PPP terus tumbuh, berkembang, dan yang paling penting adalah mampu memenangkan restu serta simpati dari masyarakat luas.

Apolo juga memberikan peringatan strategis terkait peta politik nasional. Ia mengingatkan bahwa meski Pemilu Legislatif baru akan digelar pada 2029, waktu efektif untuk bersiap sebenarnya sangat singkat,

“Saat ini hampir semua parpol sudah mulai melakukan konsolidasi hingga tingkat kampung. Kita hanya punya waktu efektif sekitar dua tahun lagi, yakni 2027 dan 2028. Untuk itu, teman-teman pengurus partai harus segera bergerak melakukan konsolidasi struktural dari tingkat provinsi hingga ke akar rumput,” pinta Apolo Safanpo.

Syukuran Harlah PPP juga diwarnai pemberian santunan untuk anak yatim piatu, sebagai wujud nyata kehadiran PPP di tengah masyarakat sekaligus sebagai simbol harapan agar PPP dapat kembali berjaya dan menjadi pilar penting dalam pembangunan di Provinsi Papua Selatan. (Nuryani)

Untuk Pembaca Metro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *