Metro – Salah satu tokoh politik di Tanah Papua, Laurenzus Kadepa menjadi sosok yang pernyataannya selalu dikutip oleh berbagai media internasional untuk dijadikan bahan pemberitaan, baik sebagai mantan legislator Papua maupun sebagai aktivis kemanusiaan.
Ini berdasarkan pada laporan media dan dokumentasi publik dari berbagai lembaga. Media internasional yang sering mengutip pernyataan-pernyataan Laurenzus Kadepa sebagai bahan pemberitaan adalah yang memiliki fokus pada wilayah Pasifik dan isu hak asasi manusia (HAM).
Adapun media internasional yang sering mengutip pernyataan Laurenzus Kadepa, diantaranya Radio New Zealand (RNZ) Pacific. RNZ merupakan salah satu media asing paling konsisten mengutip pernyataan Laurenzus Kadepa.
Media ini sering menjadikan Kadepa sebagai narasumber atau merujuk pada pernyataannya terkait kekhawatiran pemindahan tahanan politik Papua, dampak operasi militer terhadap warga sipil dan pengungsian internal di Tanah Papua, serta kritik terhadap kebijakan keamanan Indonesia di Tanah Papua.
Selain itu ada ABC News yang berbasis di Australia. Melalui layanan ABC Pacific dan ABC Indonesia, media nasional Australia ini memberikan atensi pada dinamika di Tanah Papua, termasuk isu-isu kemanusiaan yang sering disuarakan Kadepa.
Pernyataannya sering muncul dalam konteks hubungan diplomatik antara Indonesia, Australia, dan Papua Nugini terkait stabilitas di perbatasan Papua.
Beberapa media dan organisasi internasional lain yang tercatat pernah mempublikasikan atau merujuk pada pandangan politik Kadepa adalah Asia Pacific Report, media yang sering mengangkat isu-isu keadilan sosial dan politik di West Papua yang melibatkan tokoh-tokoh lokal seperti Kadepa.
UCA News (Union of Catholic Asian News), juga mengutipnya dalam konteks isu-isu kemanusiaan dan kebebasan beragama/sipil di Tanah Papua.
Eurasia Review, media yang mempublikasi analisis berita independen yang mencatat keterlibatan Kadepa dalam isu-isu transmigrasi dan dampaknya terhadap penduduk asli.
ETAN (East Timor and Indonesia Action Network), jaringan advokasi internasional ini sering mendistribusikan pernyataan Kadepa mengenai pelanggaran HAM kepada khalayak global.
Selain itu Kadepa juga sering memberikan pernyataan di media nasional berorientasi internasional seperti Jubi (Papua) yang pemberitaannya sering diterjemahkan dan dikutip ulang oleh komunitas jurnalis internasional karena akurasi laporan lapangannya.
Selama ini Laurenzus Kadepa memang dikenal vokal dan konsisten menyerukan desakan, agar jurnalis asing diberikan akses lebih luas ke Tanah Papua, guna memastikan transparansi dan mengurangi bias informasi di mata dunia internasional. (*)















































