Metro Merauke -Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Papua Selatan menggelar konferensi pers resmi guna menyikapi pemberitaan Majalah Tempo edisi 13-19 April 2026.
Dalam konferensi Pers, Ketua DPW Nasdem Papua Selatan, Yoseph Bladib Gebze, didampingi Sekretaris, Jefry Tjahyadi, menyatakan keberatan keras terhadap narasi yang dianggap menyudutkan partai serta mencemarkan nama baik Ketua Umum, Surya Paloh, Jumat (17/04/2026).
Dalam peryataan sikap yang dihadiri oleh jajaran pengurus dan kader, DPW NasDem Papua Selatan menyampaikan 7 poin penting.
Diantaranya, menyatakan pemberitaan majalah Tempo yang tidak proporsional dan tidak berimbang. Menolak politik adu domba, mendesak Majalah Tempo untuk melakukan permohonan maaf secara terbuka, mendorong Dewan Pers penilaian melalui sidang etik.
Yoseph Bladib Gebze menegaskan, pengurus dan kader NasDem di Papua Selatan tetap solid dan satu komando di bawah kepemimpinan pusat, serta tidak terpengaruh dinamika isu yang berkembang di media tersebut.
“DPW NasDem Papua Selatan menegaskan kesetiaan dan dukungan penuh (solidaritas) kepada Ketua Umum, Surya Paloh. Kami tetap solid tidak akan goyah,” tegasnya.

Dikatakan, sosok Surya Paloh adalah simbol pemersatu dan integritas partai. Sehingga, segala bentuk tudingan yang tidak berdasar ditujukan kepada Ketua Umum NasDem dianggap sebagai serangan terhadap kehormatan seluruh kader.
“Sebagai kader di daerah, kami merasa perlu meluruskan informasi ini agar masyarakat di Papua Selatan tidak menerima konsumsi berita yang menyesatkan,” ujar Yoseph Bladib Gebze.
DPW Partai NasDem Papua Selatan juga menyatakan akan terus memantau perkembangan isu ini dan berkoordinasi dengan DPP Partai NasDem di Jakarta terkait langkah hukum atau administratif lebih lanjut.
“Kami mendukung sepenuhnya langkah DPP NasDem untuk menempuh mekanisme yang diatur dalam UU Pers, baik melalui hal jawab maupun melaporkan ke Dewan Pers guna meluruskan distorsi informasi yang berkembang.”
Ketua Partai NasDem Papua Selatan menghimbau kepada seluruh simpatisan dan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang belum teruji kebenarannya, serta tetap fokus pada agenda pembangunan di wilayah Papua Selatan.
“Kami menginstruksikan seluruh kader di tingkat DPD dan DPC di Papua Selatan tetap tenang, merapatkan barisan, dan tidak terpancing pemberitaan tersebut. Fokus kita tetap satu, bekerja untuk rakyat dan memenangkan gerakan perubahan,” tandas Yoseph Bladib Gebze. (Nuryani)
















































