Metro Merauke – Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah, menghadiri pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Merauke, Rabu (08/04/2026).
Dalam sambutannya, Fauzun Nihayah, menekankan pentingnya sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah untuk menjawab tantangan pembangunan yang kian kompleks.
Wakil Bupati memberikan apresiasi atas keterbukaan PKB Merauke untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, kerja sama lintas sektor sangat dibutuhkan, terutama dalam menghadapi situasi ekonomi dan kondisi APBD yang sedang tidak menentu.
“Persoalan yang kita hadapi hari ini sangat kompleks, termasuk kondisi anggaran yang sedang tidak baik-baik saja. Namun, jika kita saling bersinergi dan membangun kekuatan bersama, saya yakin pelayanan kepada masyarakat akan tetap berjalan maksimal,” tambahnya.
Selaras dengan penekanan Ketua DPW PKB Papua Selatan, Kristosimus Y Agawemu,Fauzun Nihayah mengaku sepakat bahwa komunikasi antara eksekutif (pemerintah) dan legislatif (partai/DPRD) harus terus diperkuat.
Ia menyebut tidak ada kekuatan tunggal dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Tidak ada kekuatan yang berdiri sendiri di eksekutif maupun legislatif. Kita harus memiliki cara pandang yang sama: bahwa politik adalah bagian dari pelayanan,” tuturnya.
Pada kesempatan itu Fauzun Nihayah juga mengajak seluruh kader PKB untuk merefleksikan kembali ajaran tokoh bangsa, K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ia mengingatkan bahwa politik jangan hanya dipandang sebagai ajang perebutan kekuasaan semata.
“Sebagaimana pesan Gus Dur, politik adalah jalan kemanusiaan dan pengabdian. Nilai inilah yang harus kita pegang teguh. Pondasi pembangunan daerah yang dimulai dari partai politik sangatlah penting,” ujarnya.
Menutup arahannya, Fauzun Nihayah mengucapkan selamat melaksanakan Muscab kepada seluruh pengurus dan kader PKB Kabupaten Merauke. Pemerintah daerah berharap momentum ini dapat melahirkan ide-ide cerdas dan gagasan strategis yang dapat dikonversikan ke dalam program pembangunan Kabupaten Merauke di masa depan. (Nuryani)
















































