Perempuan Bangsa Lebarkan Sayap di Papua Selatan, Dorong Peran Perempuan di Kancah Politik

​Metro Merauke – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Indra Jaya, memberikan apresiasi tinggi atas peresmian Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa (PB) Provinsi Papua Selatan dan DPC dari empat kabupaten di wilayah tersebut.


Pelantikan yang dilakukan langsung Ketua DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, menandai komitmen PKB untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi perempuan dalam kancah perpolitikan.

Bacaan Lainnya


​Indra Jaya menegaskan bahwa pembentukan Perempuan Bangsa merupakan amanah langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB yang diketuai oleh Muhaimin Iskandar. “Hari ini, peta politik dari pusat sampai ke daerah menunjukkan bahwa perempuan memiliki peranan penting. Ini adalah satu penghargaan dan apresiasi bahwa PKB terbuka untuk kemajuan perempuan,” ujar Indra Jaya.​

“Perempuan memiliki peranan penting untuk menentukan arah politik di tahun-tahun yang akan datang,” tambahnya.

​Indra Jaya juga mengharapkan agar Perempuan Bangsa dapat bergandengan tangan dan selaras dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di empat kabupaten dalam menentukan arah politik demi kemajuan PKB ke depan.

Ketua DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh mengatakan, pihaknya telah meresmikan organisasi Perempuan Bangsa dan kaderisasi di 147 titik se-Indonesia, tercatat dalam kurun waktu tujuh bulan, sudah mencapai 13.000 kader.

​Menurutnya, Perempuan Bangsa memegang peranan penting di dunia politik. Pasalnya, banyak isu yang tidak bisa diwakilkan oleh laki-laki. Semisal, pengalaman khas perempuan (hamil dan melahirkan), disebut menjadi landasan inspirasi penting dalam pengambilan keputusan.

​Nihayatul mencontohkan hal konkret, disampaikan kritik terkait anggaran kontrasepsi di Komisi IX. “Saya protes, dalam rumah tangga ini kadang (alat kontrasepsi) jadi yang terakhir. Kalau tidak disubsidi negara, akan kewalahan, kehamilan tidak dikendalikan, padahal bisa untuk mencegah stunting,” jelasnya, menyoroti bagaimana isu ini memengaruhi tumbuh kembang anak.

​Sementara itu, Ketua Perempuan Bangsa Papua Selatan, Evi Kristina menyampaikan harapan besar. “Semoga kehadiran Perempuan Bangsa sebagai badan otonom dari PKB memiliki andil yang signifikan dalam peningkatan suara PKB,” katanya.

Ia menyebut kehadiran sosok inspiratif politikus perempuan PKB di Papua Selatan seperti Hj. Al Maratus Solikah. Sehingga diharapkan Perempuan Bangsa yang telah melebarkan sayap di Papua Selatan dapat memacu lahirnya perempuan-perempuan bangsa hebat yang bakal duduk di legislatif.

​”Kehadiran Perempuan Bangsa di Papua Selatan dan 4 Kabupaten yang solid merupakan perjuangan untuk mewujudkan cita-cita bersama, yaitu politik rahmatan lil’alamin, politik yang ramah, dan tidak meninggalkan perempuan,” tutur Evi.

​Hal tersebut selaras karena PKB menegaskan jati dirinya sebagai partai Nasionalis yang menjunjung tinggi keharmonisan dan keberagaman.

Terbukti, dalam kepengurusan Perempuan Bangsa Papua Selatan dan DPC di empat kabupaten, PKB dengan tangan terbuka menggandeng seluruh perempuan Papua Selatan yang ingin berjuang bersama. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *