Metro Merauke – Aksi nyata kepedulian sosial ditunjukkan Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Distrik Merauke. Organisasi pemudi nahdliyin ini mengunjungi kediaman Sahabat Siti Khodijah, salah satu anggota Fatayat Distrik Tanah Miring yang tertimpa musibah kebakaran di kawasan SP 9, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Sabtu (09/05/2026).
Kedatangan rombongan yang dipimpin langsung Ketua PAC Fatayat NU Distrik Merauke, Rokhmatus Sholihah, bertujuan untuk memberikan dukungan moral sekaligus menyalurkan bantuan materiil guna meringankan beban korban.
Dalam kunjungannya, Rokhmatus Sholihah, menyampaikan bahwa kehadiran pengurus dan anggota PAC Fatayat NU bukan sekadar seremoni, melainkan wujud eratnya tali silaturahmi dan persaudaraan antaranggota organisasi.
”Kehadiran kami di sini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada keluarga Sahabat Siti Khodijah yang sedang mengalami musibah. Kita dalam satu organisasi yang sama, apabila ada teman yang terkena musibah, tentu kami juga merasakannya karena kita adalah saudara,” ujar Rokhmatus.

Bantuan yang diserahkan dalam kunjungan tersebut berupa uang tunai dan pakaian anak-anak. Seluruh bantuan tersebut merupakan hasil donasi kolektif dari para anggota PAC Fatayat NU Distrik Merauke yang dikumpulkan sebagai bentuk gotong royong.
”Meskipun jumlahnya tidak seberapa, kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu meringankan beban keluarga Sahabat Siti Khodijah. Ini adalah upaya kami untuk selalu hadir dalam setiap kegiatan kemanusiaan dan menjadi wujud nyata kepedulian organisasi terhadap setiap musibah yang terjadi di masyarakat,” tambahnya.
Menutup kunjungannya, Rokhmatus Sholihah memberikan penguatan spiritual kepada keluarga korban agar tetap tegar dalam menghadapi cobaan ini.
”Kami mendoakan semoga keluarga Siti Khodijah diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan. Insya Allah, di balik musibah ini Allah SWT telah menyiapkan rencana lain yang lebih indah dan pasti ada hikmah mendalam yang bisa kita petik,” pungkasnya.
Aksi cepat tanggap ini diharapkan dapat menginspirasi kelompok masyarakat lain untuk turut mengulurkan tangan bagi warga yang membutuhkan, sekaligus memperkokoh peran Fatayat NU dalam pengabdian sosial di Bumi Animha. (Nuryani)
















































