Metro Merauke – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengambil alih pucuk pimpinan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 1 Partai Golongan Karya (Golkar) Papua Selatan Periode 2025-2030.
Terpilihnya Apolo Safanpo ini hasil Musyawarah Daerah (Musda) II Golkar yang dibuka langsung Ketua DPP, Bahlil Lahadalia, Jumat (07/11/2025).
Tak pelak amanah ini disambut Apolo dengan rasa syukur dan pernyataan kesiapan dirinya untuk menjalankan tanggung jawab yang dipercayakan tersebut.
Apolo Safanpo menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas kepercayaan dan kehormatan besar yang telah diberikan kepadanya. Ia menyadari bahwa memimpin partai sebesar Golkar di Papua Selatan yang baru berumur 3 tahun, merupakan tugas yang tidak ringan, namun ia berjanji akan melaksanakan tugas itu dengan dedikasi dan komitmen yang maksimal.
Diungkapkan Apolo Safanpo, selama ini dirinya belum pernah terlibat aktif dalam dinamika politik kepartaian manapun, bahkan belum pernah membantu Partai Golkar secara khusus dalam upaya pengembangan maupun pertumbuhan organisasi di tingkat daerah.
Diketahui Apolo Safanpo latar belakangnya berkecimpung di dunia birokrasi dan pemerintahan.
Kendati begitu, ia menegaskan bahwa situasi telah berubah. Dengan didapuknya dirinya sebagai Ketua DPD I Golkar Papua Selatan, Apolo menyebut hal ini sebagai tugas politik yang besar. “Saya siap memikul tanggung jawab besar itu, ” ucapnya.
Komitmen untuk membesarkan partai pun menjadi janji utama yang diusungnya. Apolo Safanpo bertekad untuk menyusun strategi yang kuat guna memperluas basis massa dan memperkuat struktur organisasi Golkar di seluruh wilayah Papua Selatan. Fokus utamanya adalah menjadikan Golkar sebagai kekuatan politik utama yang berkontribusi nyata bagi pembangunan di Papua Selatan.
Dengan pengalaman Apolo Safanpo sebagai birokrat senior, Partai Golkar optimis dapat meraih sukses di dunia politik dalam mewujudkan visi pembangunan daerah. (Nuryani)















































