​Perkuat Wadah Atlet Disabilitas, NPCI Papua Selatan Bakal Bentuk Pengurus Kabupaten Merauke

Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze, menyambut hangat dan memberikan dukungan segera terbentuknya pengusur NPCI Kabupaten

Metro Merauke – Langkah nyata dalam memajukan olahraga disabilitas di Kabupaten Merauke terus dipacu. National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Papua Selatan, secara resmi memberikan mandat untuk membentuk kepengurusan NPCI tingkat Kabupaten Merauke sebagai kabupaten induk.

​Langkah ini diambil setelah kepengurusan NPCI Kabupaten Merauke sebelumnya sempat mengalami kevakuman. Kevakuman tersebut terjadi karena para pengurus lama ditarik dan bergeser untuk memperkuat serta mengomodir pembentukan NPCI Provinsi Papua Selatan dalam menghadapi ajang Peparnas.

Bacaan Lainnya

​Saat dikonfirmasi mengenai progres pembentukan tersebut, perwakilan pengurus yang mendapatkan mandat, Peltu Deni Zulkarnaen, mengatakan bahwa proses konsolidasi telah berjalan dengan sangat baik.

​”Kami bersyukur sudah melakukan konsolidasi dan mempersiapkan calon-calon pengurus, baik ketua maupun jajarannya. Sesuai aturan organisasi disabilitas, posisi Ketua dan Sekretaris 1 wajib diisi oleh penyandang disabilitas. Sedangkan posisi lainnya dapat diakomodir dari rekan-rekan non-disabilitas yang memiliki kepedulian sama,” ujar Deni Zulkarnaen kepada wartawan, Senin (19/10/2026).

​Rencana pembentukan kepengurusan ini mendapat respon yang sangat positif dari Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze. Dalam pertemuan silaturahmi yang dihadiri Ketua NPCI Provinsi Papua Selatan, Petrus Wis Birif, Sekretaris 1, Bidang Hukum, serta calon Ketua NPCI Kabupaten Merauke, bupati menegaskan dukungannya.

​Bupati Merauke meminta agar kepengurusan yang dibentuk diisi oleh figur-figur yang bekerja tulus, ikhlas, serta memiliki komitmen waktu.

​”Keterkaitan ini harus ada. Kita tidak bisa bekerja hanya tulus ikhlas tapi tidak ada waktu, begitu juga sebaliknya. Bupati berpesan agar kita mencari figur yang siap bekerja membangun organisasi ini dengan ketulusan hati,” tambah Deni Zulkarnaen.

Peltu Deni Zulkarnaen

Dikatakan, ​pihaknya diberi mandat dalam pembentukan pengurus NPCI di kabupaten induk Papua Selatan ditargetkan segera rampung. Selanjutnya, direncanakan dalam pelantikan akan dirangkaikan dengan momen peringatan Hari Disabilitas Internasional Desember mendatang.

“Selain pelantikan, rangkaian acara juga akan dimeriahkan kejuaraan atletik khusus disabilitas tingkat kabupaten, mini konser panggung apresiasi yang akan menampilkan berbagai bakat anak-anak disabilitas, mulai dari prestasi Peparnas, prestasi bidang IT, melukis, menari, hingga menyanyi,” terang Deni Zulkarnaen.

​Lebih jauh dari sekadar organisasi olahraga, menurutnya, pergerakan ini juga membawa misi kesetaraan dan inklusivitas.

Pengurus mendorong Pemda Merauke untuk memberikan perhatian pada penyandang disabilitas yang memiliki latar belakang pendidikan dan mumpuni agar dapat diberdayakan di instansi pemerintah. Selain itu, pendampingan UMKM serta penyediaan ruang di ajang Car Free Day juga menjadi poin penting yang disepakati.

​Di samping NPCI yang berfokus pada pembinaan atlet paralimpik, saat ini juga tengah dipersiapkan pembentukan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) tingkat daerah.

“PPDI ini dihadirkan untuk menampung seluruh klasifikasi penyandang disabilitas di luar bidang olahraga agar tidak ada diskriminasi dan mereka memiliki wadah untuk berkembang,” tuturnya.

​”Setiap pembangunan yang berjalan di Merauke, baik kantor bupati, kantor gubernur, maupun perhotelan, wajib memperhatikan fasilitas aksesibilitas disabilitas. Harapan kita, saudara-saudara kita bisa keluar dari rumah dengan penuh optimisme dan tidak merasa minder karena memiliki wadah serta perhatian yang setara,” pungkas Deni Zulkarnaen. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *