​Bertarung Sengit di Biak, Tim Voli Papua Selatan Raih Runner-up Kapolda Cup 2026

Momen bahagia tim Voli Papua Selatan saat menerima hadiah

Metro Merauke – Kontingen bola voli Papua Selatan U-19 berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan memboyong gelar runner-up pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kapolda Cup 2026 di Kota Biak. Capaian tersebut diraih setelah tim bertarung sengit hingga partai pamungkas.

​Pelatih Kepala Tim Voli Papua Selatan, Peltu Deni Zulkarnaen, mengaku sangat puas atas perjuangan anak-asuhnya di lapangan. Menurutnya, raihan medali perak ini menjadi bukti nyata potensi besar para atlet muda walau masa persiapan tim terbilang sangat singkat.

Bacaan Lainnya

​”Sebagai pelatih dan pengurus PBVSI, kami sangat bangga. Prestasi ini sangat luar biasa dengan waktu persiapan yang minim, tapi kita bisa berprestasi dan membuktikan kualitas di Tanah Papua ini,” ujar sang pelatih kepada wartawan, Jumat (24/07/2026).

​Pihaknya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pemerintah daerah dan kepolisian yang telah memberikan dukungan penuh. Ucapan terima kasih ditujukan kepada Gubernur Papua Selatan, Bupati Merauke, Danlanud J.A. Dimara, Kapolres Merauke sebagai Ketua Pengurus Kabupaten PBVSI Merauke, Kasat Lantas Polres Merauke sebagai ketua harian, hingga Manajer Tim Kompol Marlina Kaimu.

​Diuraikan Deni Zulkarnaen, perjalanan tim Papsel U-19 menuju laga final diwarnai hasil impresif. Betapa tidak, mereka sukses menumbangkan tim-tim kuat seperti Kabupaten Waropen, Sarmi, tuan rumah Biak, hingga Kota Jayapura sebelum melenggang ke partai puncak menantang Papua Pegunungan.

​Di partai final, Papua Selatan harus menghadapi lawan tangguh yang diperkuat empat pemain asal Sidoarjo, Jawa Timur, termasuk dua atlet timnas junior voli pasir.

​Pelatih Kepala Tim Voli Papua Selatan, Peltu Deni Zulkarnaen

Dikatakan Deni, meski harus puas menempati posisi kedua, daya juang anak-anak lokal Papua Selatan berhasil mencuri simpati publik Biak.

​”Pasukan kami tidak gentar sedikit pun untuk memberi perlawanan. Kami bangga karena Papua Selatan murni mengakomodir anak-anak asli daerah kita, dan mereka terbukti mampu bersaing ketat dengan lawan,” tegasnya penuh optimisme.

​Selain sektor indoor, tim voli pasir Papua Selatan juga tampil memukau dengan menyabet posisi runner-up dan peringkat keempat. Hasil ini terasa kian manis mengingat para atlet selama ini hanya berlatih di lapangan darurat “Hercules” di Merauke karena belum tersedianya fasilitas yang memadai.

​Menatap ajang berikutnya seperti kejuaraan memperingati HUT Brimob hingga persiapan Pra-PON, tim pelatih sudah menyiapkan sejumlah catatan evaluasi. Pembenahan akan difokuskan pada perbaikan pertahanan (defense), variasi serangan, hingga kekompakan tim secara keseluruhan.

​”Papsel U-19 ini sudah menjadi barometer bahwa Papua Selatan kini sangat diperhitungkan sebagai kekuatan baru. Ayo rekan-rekan pelatih, kita terus kawal dan bina adik-adik ini untuk prestasi yang lebih tinggi,” pungkas sang pelatih, Peltu Deni Zulkarnaen. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *