Metro Merauke – Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, melakukan kunjungan kerja ke Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XI Merauke, Rabu (02/09/2026).
Dalam agenda tersebut, Pangkoarmada RI meninjau langsung pelaksanaan kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan untuk masyarakat, serta menggelar tatap muka bersama seluruh prajurit, pengurus Jalasenastri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kodaeral XI.
Pangkoarmada RI mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan yang diberikan jajaran TNI Angkatan Laut berjalan optimal dan berdampak langsung bagi warga sekitar.
“Kami melaksanakan kunjungan kerja di Merauke untuk melihat potensi Kodaeral XI. Saat ini sedang berlangsung bakti sosial dan bakti kesehatan, di mana kita memberikan pelayanan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, serta penyuluhan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Pangkoarmada RI di sela-sela peninjauan.
Ia menambahkan bahwa program pelayanan kesehatan ini digelar secara berkala sebagai bentuk pengabdian TNI AL kepada rakyat. Kegiatan serupa juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut yang diperingati pada 10 September 2026.

“Ke depan, menjelang peringatan HUT TNI Angkatan Laut pada 10 September 2026, kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran. Kita memiliki 14 Kodaeral di bawah tiga komando armada,” jelasnya.
Selain pelayanan medis dan bakti sosial, Pangkoarmada RI mengungkapkan bahwa aksi sosial mendatang juga bakal berfokus pada kelestarian lingkungan pesisir melalui pembersihan sampah pantai secara massal. Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari warga lokal hingga kelompok mahasiswa.
“Kami berharap seluruh lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa, bisa terlibat langsung. Harapannya tumbuh empati dan pemahaman bahwa sampah jika dibiarkan bisa menjadi bencana. Namun, jika dikelola dan didaur ulang dengan benar, sampah justru memiliki nijelasnya bisa diolah menjadi campuran aspal, sepatu, hingga pakaian,” ungkapnya.
Melalui pendekatan ini, TNI Angkatan Laut berkomitmen tidak hanya memberikan bantuan pelayanan kesehatan sesaat, tetapi juga memberikan edukasi jangka panjang mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah pada tempatnya. (Nuryani)














































