Atasi Kesulitan Warga, PKB Papua Selatan dan Perempuan Bangsa Salurkan 50 Ton Air Bersih

Ketua DPP PKB, Gus Muhaimin meminta seluruh kader PKB se-Indonesia untuk turun membantu masyarakat yang saat ini kesulitan air. Kolaborasi DPW PKB Papua Selatan dan DPW Perempuan Bangsa mendistribusikan air bersih untuk warga di Kalapa V, Merauke

Metro Merauke – Krisis air bersih yang melanda berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, mendorong PKB bersama Pengurus Wilayah Perempuan Bangsa Provinsi Papua Selatan, turun langsung membantu masyarakat.

Kolaborasi dari DPW PKB Papua Selatan dan Perempuan Bangsa menyalurkan bantuan sebanyak 50 ton air bersih untuk warga di lima titik wilayah Merauke, Jumat (23/10/2026).

Bacaan Lainnya

“Pendistribusian air bersih ini merupakan arahan dari Ketua DPP PKB, bahwa seluruh kader se-Indonesia untuk turun membantu masyarakat yang saat ini kesulitan air,” jelas Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Papua Selatan, Evi Ernawati Kristina.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang kesulitan air bersih ditengah kondisi kekeringan yang diakibatkan dengan fenomena El Nino.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Papua Selatan, Evi Ernawati Kristina, bersama pengurus hadir langsung untuk menemui warga di Kelurahan Kelapa Lima Merauke sekaligus menyalurkan bantuan air bersih.

Evi Ernawati Kristina yang juga Wakil Ketua DPW PKB Papua Selatan mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian dari DPW PKB dan Perempuan Bangsa terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang tengah menghadapi keterbatasan akses air bersih.

Menurutnya, persoalan air bersih membutuhkan perhatian serius. Sebab, kata Evi, hal ini berkaitan langsung dengan kebutuhan primer masyarakat.

“Kami datang untuk mendengar langsung keluhan masyarakat dan membantu meringankan beban warga, khususnya di daerah Kelapa V yang sedang menghadapi krisis air bersih. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat,” ujar Evi Kristina kepada wartawan.

Selain menyerahkan bantuan, Evi Kristina juga meminta masyarakat agar menjaga kelestarian lingkungan guna mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan, terutama saat kemarau ekstrim sekarang ini. “Selain menyalurkan air bersih, kita juga membagi-bagikan masker.”

Ditambahkan, upaya penanganan air bersih juga membutuhkan perhatian berkelanjutan, termasuk perlindungan lingkungan dan pemeliharaan sumber-sumber air.

Kondisi yang dialami warga terdampak kekeringan, menjadi pengingat bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang perlu mendapat perhatian bersama, terutama ketika musim kering dampaknya langsung dirasakan masyarakat luas. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *