Metro Merauke – Tradisi bersih desa atau kampung terus dilestarikan Pemerintah Kampung Muram Sari, Distrik Semangga, Merauke.
Masyarakat menyambut antusias berbagai kegiatan hingga pagelaran kesenian kuda lumping sebagai rangkaian acara bersih desa yang berlangsung di halaman balai kampung, Rabu (17/07/2024).
“Tradisi bersih desa kali ini dilaksanakan di Kampung Muram Sari pada 10 Muharram 1446 Hijrah. Dan tradisi ini akan terus dilestarikan,” ujar Kepala Kampung Muram Sari, Waris.

Dijelaskan, kegiatan bersih desa yang rutin di adakan dimulai dengan doa bersama, pemberian santunan hingga grebeg gunungan hasil bumi. Setelah itu ditutup dengan hiburan kuda lumping dari Sanggar Turonggo Cokro Buono, Muram Sari.
“Kegiatan ini sebagai bentuk pelestarian seni budaya. Masyarakat Muram Sari guyub dan rukun,” katanya.
Waris menuturkan, melalui bersih desa yang dikemas dengan kegiatan keagamaan dan budaya ini, sebagai wahana bagi masyarakat di Muram Sari yang berjumlah 1.663 jiwa semakin sejahtera, makmur, aman, dan tenteram. (Nuryani)
















































