Bulog Merauke Genjot Serapan Beras saat Panen 2024

Kepala Bulog Sub Divre Merauke, Firman Mando

Metro Merauke – Bulog Sub Divre Merauke telah menyiapkan ancang-ancang untuk optimalisasi saat penyerapan produksi beras tahun 2024.

Bahkan, Bulog Merauke pun tengah melakukan pemetaan potensi panen di sejumlah sentra produksi beras di wilayah itu untuk memperkirakan potensi penyerapan beras pada musim tanam pertama tahun ini.

Bacaan Lainnya

“Untuk target penyerapan beras tahun 2024 masih menunggu dari pusat. Dimungkinkan target penyerapan akan sama seperti tahun sebelumnya, kisaran 16 ribu sampai 20 ribu ton,” ujar Kepala Cabang Bulog Sub Divre Merauke, Firman Mando kepada wartawan baru-baru ini.

Dijelaskan, dari luas tanam di Merauke mencapai 36.400 hektar bila dikonversi ke gabah dapat menghasilkan 145.558 ton, dengan rata-rata 4 ton per hektar.

Lalu, sambung Firman Mando, jika dikonversi ke gabah kering giling (GKP) bisa mencapai 121.399 ton akan menghasilkan 77.695 ton beras.

Dengan kondisi tersebut, Firman Mando mengaku optimis, pihaknya dapat melakukan penyerapan beras di musim tanam pertama 2024 dengan optimal.

Dimana masa panen padi diperkirakan mulai terjadi pada April mendatang.

“Kalau kita menyerap 20 persen saja dari jumlah produksi, itu artinya sebanyak 15 ribu ton lebih beras yang kita serap. Ini sesuai dengan kapasitas gudang yang kita siapkan, sehingga sangat memungkinkan target penyerapan beras tahun ini dapat tercapai,” katanya.

Firman Mando mengakui, pembelian harga beras sesuai HPP masih Rp9.950/kg. “Kita masih menunggu kebijakan pemerintah terkait harga,” katanya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *