Naik Drastis dari 2024, Penyerapan Beras Bulog Merauke Tembus 22.293 Ton di 2025

Nampak tumpukan beras hasil produksi petani Merauke yang masuk di gudang Maro milik Bulog

Metro Merauke – Perum Bulog Kantor Cabang Merauke mencatatkan prestasi gemilang dalam upaya penguatan stok pangan nasional sepanjang tahun 2025. Tidak tanggung-tanggung, Bulog Merauke berhasil melampaui target penyerapan gabah dan beras yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dengan angka yang sangat signifikan.

Berdasarkan data evaluasi akhir tahun, dari target penyerapan sebesar 15.729 ton yang diberikan oleh pusat, Bulog Merauke sukses menembus angka penyerapan hingga 22.293 ton beras atau realisasi penyerapan mencapai 141 persen dari target yang bersumber langsung dari petani lokal di Merauke.

Bacaan Lainnya

Pimpinan Cabang Bulog Sub Divre Merauke, Karennu, mengatakan pencapaian ini menunjukkan tren peningkatan performa yang konsisten. Terbukti, sambungnya, dibandingkan dengan tahun 2024, terdapat kenaikan baik dari sisi target maupun realisasi di lapangan.

“Tahun 2024 dengan target 11.300 ton dan penyerapannya mampu mencapai 16.045 ton. Kemudian di tahun 2025 Bulog menyerap 22.293 ton, berhasil melampaui target yang diberikan pemerintah pusat sebanyak 15.729 ton,” jelas Karennu kepada wartawan di ruang kerja, Jumat (02/01/2025).

Keberhasilan melampaui target hingga lebih dari 6.000 ton di tahun 2025, membuktikan bahwa potensi lahan pertanian di Merauke semakin produktif dan sinergi antara Bulog dengan para petani berjalan dengan sangat baik.

Diketahui, kata Karennu, produksi dan penyerapan ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Merauke semata. Beras kualitas unggul dari petani lokal Merauke juga dikirimkan secara masif untuk memenuhi kebutuhan pokok di berbagai wilayah strategis di Papua Selatan hingga wilayah Papua lainnya, semisal Biak, Sorong, Timika, hingga Manokwari.

Ia menyebut, keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi yang intensif antara Bulog dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Pihak Bulog menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah setempat guna memastikan distribusi berjalan lancar.

Meski telah menutup tahun 2025 dengan rapor hijau, pihak Bulog Merauke tidak lantas bersantai. Saat ini, mereka tengah bersiap untuk menyambut musim tanam dan panen di tahun 2026.

Dikatakan, pihaknya saat ini masih menunggu instruksi dan penetapan angka target penyerapan terbaru dari kantor pusat untuk tahun anggaran 2026. Dengan melihat keberhasilan dua tahun terakhir, optimisme tinggi menyelimuti persiapan Bulog Merauke dalam menyerap hasil keringat petani demi menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di wilayah Papua Selatan dan sekitarnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *