Duka Mendalam, Masyarakat Di Merauke Gelar Doa Bersama dan Bakar Lilin Kemanusiaan

Wakil Ketua I DPRD Merauke, Hj Almarotus Solikah tengah melakukan tabur bunga

Metro Merauke – Lapisan masyarakat di Merauke, Papua Selatan, menggelar aksi doa bersama, tabur bunga hingga bakar lilin sebagai bentuk duka cita mendalam tragedi Kanjuruhan.

Aksi solidaritas yang berlangsung di halaman GOR Hiad Sai dipimpin langsung Wakil Bupati, H. Riduwan, didampingi Wakil Ketua I DPRD Merauke, Hj Almarotus Solikah, Kapolres AKBP Sandi Sultan, Dandim 1707/Merauke, Letkol Inf Bayu Kriswandito, tokoh agama dan pendukung club sepak bola.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati, H Riduwan mengatakan, doa bersama ini sebagai ungkapan duka cita mendalam dan bentuk solidaritas atas peristiwa tragis di Stadion Kanjuruhan dalam pertandingan sepak bola.

“Tentu kita ikut prihatin. Kejadian di Kanjuruhan harus jadi perhatian dalam dunia olahraga. Kita bisa fanatik tapi bukan saling bermusuhan, ” ujarnya.

Aksi solidaritas dari pecinta olahraga bola dengan membakar lilin

Sehingga, lanjut Riduwan, peristiwa di Kanjuruhan yang kini menjadi perhatian dunia, diharapkan tidak kembali terjadi di manapun, termasuk di Merauke. Karena olahraga harus jadi pemersatu.

“Bhineka Tunggal Ika harus dijaga dan tingkatkan rasa persaudaraan,” tuturnya.

Wabup juga meminta, peristiwa Kanjuruhan menjadi refleksi dalam dunia sepak bola di Indonesia, termasuk di Merauke, diharapkan untuk terus memupuk rasa persaudaraan di tengah keragaman.

Sementara itu Ketua Paguyuban Arema Raya, Slamet Widodo, menyampaikan rasa duka mendalam dan mendoakan untuk para korban Kanjuruhan.

“Aksi ini sebagai ungkapan dari hati yang paling dalam. Selain berduka cita, kita juga merasa prihatin dengan peristiwa itu. Kita berharap tidak terjadi lagi di daerah manapun,” tukasnya. (Nuryani)

Untuk Pembaca Metro Merauke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *