Kantor Pos Manokwari salurkan bantuan sembako untuk lima kabupaten

Kegiatan penyaluran BSP di Kantor Pos Cabang Manokwari, Papua Barat. ANTARA/Tri Adi Santoso

Metro Merauke – PT Pos Indonesia Kantor Cabang Manokwari, Papua Barat, menangani penyaluran bantuan sembako pangan (BSP) untuk lima kabupaten di Provinsi Papua Barat yakni Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama.

Kepala Kantor Pos Cabang Manokwari Johannes Kesaulija di Manokwari, Papua Barat, Senin, mengatakan penyaluran BSP sudah mencapai 62 persen dengan total sasaran sebanyak 22.427 keluarga penerima manfaat (KPM).

Bacaan Lainnya

“Untuk KPM yang belum tersalurkan karena lokasi tempat tinggal mereka jauh dari Manokwari, seperti di Kabupaten Teluk Wondama ada delapan pulau yang belum disalurkan BSP ini,” katanya.

Besaran penerimaan BSP setiap KPM yakni Rp600 ribu, yang dalam penyalurannya dibuktikan dengan nomer induk kependudukan (NIK) sesuai data penerima yang dikeluarkan Kementerian Sosial.

Dari total sasaran BSP di Papua Barat yaitu sebanyak 22.427 KPM, yang telah mendapat penyaluran bantuan sembako sebanyak 13.938 KPM. Sisanya sebanyak 8.489 KPM belum disalurkan.

Rincian penyaluran BSP per kabupaten yaitu Teluk Wondama mencapai 42 persen dengan menyisakan 1.400 KPM, Teluk Bintuni 71 persen dan tersisa 1.000 KPM, dan Manokwari 79 persen dan masih menyisakan 2.191 KPM.

Adapun Kabupaten Pegunungan Arfak sampai saat ini masih belum ada penyaluran BSP karena ada permintaan dari pemda dan warga setempat untuk dilakukan penyaluran secara kolektif.

“Mereka minta dalam penyalurannya secara kolektif, namun harus ada surat dari Dinas Sosial setempat yang ditujukan kepada Kementerian Sosial,” jelas Kesaulija.

Kabupaten Pegunungan Arfak memiliki wilayah cukup luas dengan jarak antardistrik (kecamatan) cukup jauh dan tidak bisa ditempuh hanya dalam waktu satu hari.

Sementara, saat ini, Kantor Cabang PT Posindo di Anggi, ibu kota Kabupaten Pegunungan Arfak, dipalang atau diblokade oleh masyarakat setempat sehingga tidak bisa lagi beroperasi. (Ant)

Untuk Pembaca Metro Merauke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.