Metro Merauke – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Papua dan Papua Barat mengimbau masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dan bijak dalam mengelola keuangan di mana hal ini terkait strategi penempatan investasi serta memiliki pemahaman lebih baik terhadap produk atau layanan jasa keuangan, terutama terkait risiko investasi.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala OJK Provinsi Papua dan Papua Barat Winter Marbun di Jayapura, Rabu, mengatakan diharapkan dengan adanya pemahaman yang baik terkait produk atau layanan jasa keuangan, masyarakat dapat menentukan pilihan sesuai dengan kebutuhan.
“Tidak dipungkiri, di media sering ditemui pemberitaan tentang masyarakat yang tertipu dan terjerat investasi bodong, strategi yang dilakukan oleh oknum-oknum pelaku investasi bodong, tidak jauh-jauh dari menawarkan imbal hasil atau keuntungan yang sangat menggiurkan dan tentunya di luar kewajaran,” katanya.
Menurut Winter, para oknum tersebut memiliki sisi serakah, yang tentunya akan sangat mudah tergiur jika ditawarkan atau dijanjikan dengan keuntungan materi yang besar, dan tentunya di luar kewajaran.
“Model-model investasi ilegal yang ditawarkan oleh para oknum tersebut pun senantiasa berkembang,” ujarnya.
Dia menjelaskan oknum-oknum tersebut tak akan lelah berkreasi menjerat para korbannya untuk menyerahkan uang atau dana yang dimiliki, untuk ditempatkan pada model investasi yang ditawarkan, termasuk dalam hal ini skema yang jamak digunakan, yaitu dengan skema arisan berantai.
“Proses perekrutan untuk skema arisan ini dilakukan dengan konvensional dan juga menggunakan sistem daring,” katanya lagi.
Dia menambahkan terkait metode konvensional, para oknum terkadang menyebarkan brosur di tempat-tempat Anjungan Tunai Mandiri (ATM), dan terkadang menyelenggarakan acara pertemuan para calon anggota di hotel-hotel mewah di mana hal tersebut tidak terlepas dari strategi para oknum untuk mengesankan tentang kesuksesan finansial dengan cara masuk dalam keanggotaan atau investor, sehingga membuat hadirin yakni calon korban menjadi tergiur atas skema yang ditawarkan para oknum. (Antara)
















































