Metro Merauke – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis, Kabupaten Merauke telah memasuki musim hujan sejak November 2025. Puncak musim hujan di wilayah ini diprediksi akan berlangsung cukup panjang, yaitu antara bulan Januari hingga Maret 2026.
Prakirawan BMKG Merauke, Yunita menjelaskan, saat ini hujan terpantau merata di seluruh Kabupaten Merauke. Kondisi ini dipicu faktor meteorologis regional.
“Kondisi ini diakibatkan adanya belokan massa udara dan area konvergensi (pertemuan massa udara) di Laut Arafuru selatan Merauke, sehingga menimbulkan pertumbuhan awan hujan di sekitar Papua Selatan,” jelas Yunita BMKG, Sabtu (06/12/2025).
BMKG memperkirakan kondisi cuaca ekstrem ini akan terjadi setidaknya hingga tiga hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk waspada karena adanya potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan kemungkinan adanya angin kencang.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, pohon tumbang, dan gangguan transportasi akibat cuaca buruk. (Nuryani)
















































