Semarak HUT Ke-97, GOW Merauke Berkontribusi Mengisi Pembangunan

Metro Merauke – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Merauke sukses menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan hari jadinya ke-97, yang berfokus pada penguatan solidaritas dan peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa.

Acara Talk Show dan Fashion Show tersebut menjadi wadah bagi organisasi wanita yang bernaung di bawah GOW untuk menggalang persatuan dan menyuarakan komitmen kebersamaan sebagai kontribusi mendukung pembangunan di daerah.

Bacaan Lainnya

Mengusung tema utama “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045,” kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari puluhan organisasi wanita yang ada untuk mengikuti talkshow dan berpartisipasi dalam lomba fashion show.

Ketua GOW Merauke, Regina Yanggunada Nautje, menekankan pentingnya peran ibu yang dimulai dari lingkup terkecil, adalah keluarga.

Rangkaian kegiatan HUT Ke-97 ini menjadi momentum bagi GOW Merauke untuk memperkuat komitmennya sebagai agen perubahan dan motor penggerak persatuan di tengah masyarakat.

“Ciptakan dulu kedamaian di dalam dirimu, jadilah ibu yang teladan bukan ibu yang provokator. Mengisi kemerdekaan tidak boleh ada perpecahan,” tegasnya, Sabtu (06/12/2025).

Peserta fashion show memeriahkan HUT Ke-97 GOW Merauke

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Merauke, Delsiana Selvi Gebze, mengakui peranan organisasi perempuan sangat besar dalam mengisi kemerdekaan dalam membangun daerah lewat potensi yang dimiliki.

“Organisasi dan perempuan hebat di Merauke sangat luar biasa. GOW menggelar kegiatan yang sangat baik, kiprahnya pun telah membantu pemerintah menyentuh langsung di tengah masyarakat,” tuturnya.

Delsiana juga mengapresiasi kegiatan menyambut HUT GOW tahun ini diisi dengan aneka lomba, seperti talkshow dan fashion show sebagai wahana mengekspresikan potensi dan menjadi ruang bagi perempuan di ujung timur Indonesia bisa maju lewat organisasi.

Delsiana Gebze juga menyoroti isu krusial yang sedang dihadapi daerah, yaitu pemberantasan stunting. Dirinya menekankan bahwa para ibu memiliki peran sentral dalam upaya ini.

“Saat ini kita dihadapkan pada pemberantasan stunting. Peran ibu-ibu untuk sosialisasi stunting sangat penting, dimulai sejak masa kehamilan,” tambahnya.

Seluruh ketua organisasi yang hadir diajak untuk berjuang bersama memerangi stunting demi menjamin tumbuh kembang optimal Generasi Emas 2045. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *