Gelar Raker, Pemuda Asli Papua Selatan Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Metro Merauke – Pemerintah Provinsi Papua Selatan berkomitmen penuh untuk melibatkan kaum muda dalam mempercepat pembangunan di wilayah tersebut. Penegasan itu dikatakan Asisten II Setda Papua Selatan, Sunarjo, ketika membuka Rapat Kerja (Raker) Komite Pemuda Asli Papua Selatan, Rabu (14/01/2026).

Sunarjo mengatakan, pemuda bukan sekadar penonton, melainkan motor penggerak utama dalam berbagai sektor strategis. Melalui berbagai program pemberdayaan, Pemprov berharap kreativitas dan inovasi anak muda dapat memberikan solusi nyata bagi tantangan daerah, sekaligus memastikan pembangunan yang berkelanjutan di Papua Selatan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, percepatan pembangunan tidak bisa dilakukan sendirian tanpa kontribusi dari anak muda. Dukungan ini diwujudkan lewat penyediaan wadah kreativitas yang bertujuan meningkatkan SDM lokal agar mampu bersaing dan menjadi pemimpin di masa depan.

Pemerintah meyakini bahwa keterlibatan generasi muda akan mempercepat pencapaian target-target pembangunan di provinsi baru tersebut. Fokus utama kerjasama ini meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan ekonomi kreatif yang dikelola oleh pemuda setempat.

“Pemuda Asli Papua Selatan harus membuat rencana jangka panjang, harus tertulis dan tidak sekedar omong-omong saja, rencana untuk dilakukan konsisten dan dipadukan dengan berkolaborasi. Di sini pemuda ikut mengambil peran dalam mengisi pembangunan daerah,” pinta Sunarjo.

Sekretaris Komite Pemuda Asli Papua Selatan, Marianus Komanik mengatakan, kolaborasi antar organisasi dan komunitas pemuda di Papua Selatan terus dipacu guna menyatukan arah pembangunan daerah.

Fokus utama dari penyatuan visi ini adalah memastikan bahwa potensi besar kaum muda dapat terkanalisasi dengan baik dalam mendukung program pemerintah. Langkah sinkronisasi ini dinilai krusial agar pembangunan di wilayah Papua Selatan tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga memiliki arah yang jelas dan berkelanjutan.

Sementara itu Ketua Panitia, Eligius Mahuze menyebut, tujuan utama digelarnya Rapat Kerja Komite Pemuda Asli Papua Selatan, sebagai upaya menentukan program kerja pengurus KPPS yang mengarah pada strategis pembangunan daerah. Sekaligus untuk peningkatan SDM agar dapat bersaing secara sehat dengan orang lain.
“Sinergi ini diharapkan menjadi kekuatan utama bagi Pemerintah Provinsi Papua Selatan dalam mengeksekusi program-program strategis yang lebih terukur, inovatif, dan tepat sasaran bagi kesejahteraan masyarakat lokal,” tandas Eligius Mahuze. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *