DPRK Merauke Pastikan Beras Petani Diserap Sebanyak-banyaknya

Komisi II DPRK Merauke meninjau gudang Bulog

Metro Merauke – Menindaklanjuti aspirasi petani, Komisi II DPR Kabupaten Merauke, Papua Selatan, bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Bulog terkait penyerapan beras yang sempat terhenti selama 2 bulan terakhir.

Setelah Komisi II DPRK Merauke melakukan pengecekan dan koordinasi, diketahui saat ini Bulog setempat tidak melakukan pembatasan dalam menyerap beras dari petani.

Bacaan Lainnya

“Kita sebagai perwakilan rakyat menindaklanjuti aspirasi petani yang selama dua bulan ini galau karena Bulog tidak lakukan penyerapan beras. Setelah kita lakukan koordinasi, rupanya Bulog sudah kembali membuka kran penyerapan beras,” kata Ketua Komisi II DPR Kabupaten Merauke, Domarsan didampingi Sekretaris Komisi II, Hj Harmini di sela-sela kunjungannya di Gudang Bulog Merauke, Selasa (28/10/2025).

Dikatakan Domarsan, terhitung mulai 24 Oktober lalu, Bulog telah membuka kembali penyerapan beras. Dengan begitu, petani dapat menjual beras mereka ke Bulog.

Komisi II DPR Kabupaten Merauke meminta petani untuk tidak khawatir dan tetap menjual hasil panen mereka ke gudang Bulog. Tentunya dengan harga dan ketentuan yang telah diatur.

“Kita harapkan para petani tidak perlu khawatir lagi dan tetap bisa jual beras ke Bulog sebanyak-banyaknya,” ucapnya.

Dalam kunjungannya dan koordinasi bersama Bulog, Komisi II DPR Kabupaten Merauke juga melakukan pengecekan langsung kesiapan gudang Bulog, guna memastikan bahwa Bulog dapat menyerap beras dari petani secara maksimal.

Sementara itu Pimpinan Perum Bulog Merauke, Karennu menjelaskan, pihaknya kembali menyerap beras dari para petani lokal setelah sempat terhenti.

Pengaktifan kembali serapan ini dilakukan sebagai respons atas instruksi pemerintah pusat dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menambah cadangan beras guna menjaga ketahanan pangan nasional.

Karennu optimis, dengan dibukanya kembali penyerapan beras, dipastikan stok beras di daerah semakin kuat dan petani dapat memperoleh harga yang baik untuk hasil panen mereka. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *