Metro – Anggota DPR Papua Tengah melalui mekanisme pengangkatan, John Nasio Robby Gobai mengingatkan masyarakat adat di Provinsi Papua Tengah, agar tidak menjual hak kesulungannya.
Penegasan itu ia sampaikan dalam suatu rapat yang digelar di Papua Tengah, belum lama ini.
John Gobai yang selama dua periode (2014-2019 dan 2019-2024) duduk sebagai anggota DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan, dan menjabat sebagai Ketua Kelompok Khusus di DPR Papua mengajak masyarakat adat di Tanah Papua, khususnya di Papua Tengah untuk tidak mengulangi kesalahan seperti Esau dalam kisah Alkitab yang menjual hak kesulungannya.
“Mari kita kelola tambang kita sendiri, jangan kita serahkan begitu saja seperti Esau yang menjual hak kesulungannya hanya untuk semangkuk sup. Tanah dan kekayaan alam adalah warisan yang harus dijaga dan dikelola untuk anak cucu,” tegas Gobay di hadapan peserta rapat ketika itu.
Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam, khususnya tambang, harus menjadi kendali penuh masyarakat adat Papua melalui skema yang adil, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat, bukan sekadar keuntungan pihak luar.
Ajakan ini disambut positif oleh para tokoh adat dan pemuda yang hadir, yang menilai bahwa kepemilikan dan pengelolaan sumber daya alam secara mandiri merupakan langkah strategis menuju kedaulatan ekonomi di Tanah Papua. (Arjuna)














































