Metro Merauke – BPJS Kesehatan terus memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan mengedukasi masyarakat tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta pemanfaatan aplikasi mobile JKN.
Melalui berbagai sosialisasi dan pelatihan, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk memastikan seluruh peserta mendapatkan kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan dan informasi terkait, dengan menggunakan teknologi digital yang semakin berkembang.
Dalam upaya untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, BPJS Kesehatan mengadakan berbagai kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk memperkenalkan dan mengedukasi peserta mengenai manfaat Program JKN dan cara efektif memanfaatkan aplikasi Mobile JKN, yang dapat diunduh di smartphone peserta.
Sosialisasi ini dilakukan di berbagai tempat, mulai dari kantor pemerintahan, pusat-pusat keramaian, hingga komunitas masyarakat untuk memberikan informasi yang lebih luas dan mendalam tentang cara mengakses layanan kesehatan melalui JKN.
Salah satu sosialisasi yang dilakukan dengan peserta dari pensiunan yang menghadiri kegiatan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berlangsung di Merauke.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat program JKN dan cara efektif memanfaatkan aplikasi Mobile JKN dalam layanan kesehatan sehari-hari.
Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Mulianto, dalam salah satu sesi sosialisasi menjelaskan, BPJS Kesehatan ingin memastikan setiap peserta, baik yang baru bergabung maupun yang sudah lama menjadi peserta, dapat memanfaatkan Program JKN dengan sebaik-baiknya. Salah satunya dengan memanfaatkan berbagai fitur yang ada diaplikasi Mobile JKN, yang semakin mempermudah peserta dalam mengakses layanan kesehatan dan informasi terkait.
“Aplikasi ini (Mobile JKN) sangat berguna dan banyak membantu, khususnya bagi peserta yang tidak memiliki banyak waktu atau kesulitan dalam mengakses kantor BPJS secara langsung. Dengan aplikasi Mobile JKN, peserta bisa melakukan berbagai hal, seperti melakukan pendaftaran, merubah atau memperbaharui data peserta hingga melakukan pengaduan,” jelas Mulianto, Senin (18/11/2024).
Br. Simangusong, salah satu peserta yang menggunakan aplikasi Mobile JKN mengungkapkan, pengalamannya saat menggunakan aplikasi Mobile JKN dirasa sangat membantu dan mempermudah proses perubahan data milik keluarganya hingga pelayanan pengaduan apa bila ditemukan pelayanan pada fasilitas kesehatan yang tidak sesuai dengan ketentuan.
“Aplikasi Mobile JKN sangat membantu saya dalam mengecek status kepesertaan dan mencari fasilitas kesehatan terdekat. Bahkan, saya bisa mengajukan pengaduan jika ada masalah, dan mendapatkan respon yang cepat dari pihak BPJS,” terang Simangusong.
Dalam era digital seperti sekarang, katanya, pemanfaatan teknologi menjadi kunci untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Aplikasi Mobile JKN adalah salah satu contoh nyata bagaimana BPJS Kesehatan mengadopsi teknologi untuk mempermudah peserta dalam mengakses layanan kesehatan.
Dengan menggunakan aplikasi ini, peserta dapat lebih cepat mengurus berbagai kebutuhan administrasi kesehatan, mengurangi antrian panjang, dan menghemat waktu.
BPJS Kesehatan berharap agar peserta lebih aktif dalam memanfaatkan aplikasi ini, karena berbagai kemudahan yang ditawarkan akan membantu peserta untuk mendapatkan layanan yang lebih cepat dan efisien.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga mengajak peserta untuk selalu memeriksa status kepesertaan mereka secara berkala melalui aplikasi, agar tidak ada hambatan dalam mendapatkan layanan kesehatan.
Melalui sosialisasi yang intensif tentang Program JKN dan pemanfaatan aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan berupaya meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Teknologi digital seperti aplikasi Mobile JKN diharapkan dapat mempermudah peserta dalam mengakses layanan kesehatan, sekaligus memastikan bahwa seluruh peserta mendapatkan informasi yang akurat dan tepat waktu mengenai hak-hak mereka.
Dengan upaya ini, BPJS Kesehatan berharap dapat menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang lebih inklusif, efisien, dan transparan, serta mendukung masyarakat untuk lebih aktif dalam menjaga kesehatan mereka. (Nuryani)














































