Tokoh Agama Merauke: Mari kita Jaga Persatuan

Tokoh Agama Katolik, Pastor Hendrikus Kariwop, MSC

Metro Merauke – Tokoh Agama Katolik, Pastor Hendrikus Kariwop, MSC mengajak umat kristiani maupun masyarakat di Merauke, Papua untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta kerukunan umat beragama.

Terlebih, sambung Pastor Hengky, menjelang perayaan Natal 25 Desember 2O21. Pada momen hari besar, perdamaian yang sejahtera harus diwujudkan tanpa diwarnai adanya konflik yang dapat memecah persatuan.

Bacaan Lainnya

Tak kalah penting, imbuhnya, selaras dengan tema Natal 2O21 ‘Cinta Kasih yang Menggerakan Persaudaraan’, diharapkan dapat diwujud nyatakan dalam kehidupan bersama setiap hari.

“Hentikan permusuhan dan perbedaan. Perbedaan itu dinilai sebagai rahmat dan bukan ancaman. Pancarkan cinta kasih dan persaudaraan,”pintanya.

Menurutnya, sebagai tokoh agama di Merauke, pihaknya memiliki kewajiban untuk menyampaikan pesan damai Natal yang ditujukan bukan hanya untuk umat Kristiani saja, melainkan kepada semua umat.

“Kerukunan itu penting dan menjadi tanggungjawab semuanya. Masing-masing harus jadi berkat bagi orang lain, jangan kita menjadi sumber konflik untuk orang lain,” ucapnya kepada wartawan, Senin (20/12).

Lebih jauh dikatakan Pastor Hengky, meski Natal tahun ini masih dalam suasana pendemi Covid-19, namun Natal tidak lagi di rayakan dalam kecemasan menghadapi wabah, melainkan dilalui dengan penuh suka cita dan dirayakan secara bersama-sama.

Meski begitu, pihaknya tetap mengajak umat dalam merayakan Natal dengan tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan virus corona.

Termasuk dalam prosesi pelaksanaan ibadah Natal yang akan digelar di Gereja Katedral Merauke dipastikan menerapkan prokes sesuai ketentuan.

“Tapi tidak hanya perayaannya, tapi nilai dari perayaan Natal itu sendiri menjadi penting. Dimana ada kabar suka cita dan damai sejahtera untuk semua. Kasih itu tanpa batas. Dalam suasana apapun kita saling mengasihi, memberi dan memperhatikan, karena kita semua bersaudara,”tuturnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *