Bebas PMK, Sejumlah Daerah Datangkan Hewan Kurban dari Merauke

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Peternakan dan Kesehatan Hewan, Marta Bayu Wijaya

Metro Merauke – Jelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah/2022 permintaan hewan kurban terus meningkat.

Sedikitnya sebanyak 300 an ekor sapi dan kambing Merauke dikirim ke luar daerah untuk memenuhi permintaan hewan kurban tahun ini.

Bacaan Lainnya

Pengiriman hewan kurban ke luar daerah, seperti Kabupaten Mappi, Asmat, Mimika, Biak hingga Yahukimo telah dilakukan.

Tentunya setelah seluruh hewan kurban dari Merauke melalui pemeriksaan kesehatan.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Peternakan dan Kesehatan Hewan, Marta Bayu Wijaya memastikan, Kabupaten Merauke masih bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak.

Ia menegaskan, guna mencegah masuknya virus PMK, pintu-pintu masuk seperti bandara dan pelabuhan menjadi prioritas utama yang dilakukan pengawasan secara ketat.

“Terkait penyakit mulut dan kuku hewan ternak, untuk wilayah Papua dan Papua Barat masih tergolong bebas PMK, ” ujarnya kepada wartawan.

Ditambahkan, pihaknya telah melaksanakan kerjasama dengan Kantor Karantina Pertanian Merauke, untuk melakukan pengawasan secara langsung dengan dilarang memasukkan ternak bersama ikutannya yang memiliki klasifikasi beresiko tinggi, sedang maupun rendah sesuai surat edaran Menteri Pertanian Direjen Peternakan.

“Ada instruksi bupati dan peraturan bupati yang membentuk satu tim atau satgas untuk memantau dan mewaspadai agar PMK ini tidak masuk ke wilayah Papua, khususnya Kabupaten Merauke,” tandasnya.(Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *