BMKG Merauke Ingatkan Waspadai Titik Panas Saat Musim Kemarau

Ilustrasi-IST

Metro Merauke – Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Merauke, Papua memperkirakan saat ini wilayah Merauke tengah memasuki pancaroba atau peralihan musim hujan ke kemarau.

Untuk itu, BMKG meminta masyarakat mewaspadai bencana titik panas yang kerap banyak terjadi sejak awal musim kemarau akibat kegiatan pembakaran lahan dan hutan.

Bacaan Lainnya

“Memasuki musim kemarau masyarakat perlu waspadai bencana titik panas. Di Merauke sering terjadi kegiatan pembakaran lahan sehingga timbulkan titik panas, sedangkan curah hujan mulai berkurang,” terang Bagian Prakirarawan Stasiun BMKG Merauke, Yunita, Kamis (05/05/2022).

Yunita menjelaskan, normalnya musim kemarau berlangsung mulai pertengahan Mei hingga Desember.

Dimana, lanjutnya, pada peralihan musim, biasanya ditandai dengan cuaca yang sedikit tidak stabil.

Seperti cuaca di pagi hingga siang hari terasa panas, tumbuhnya awan dan angin kencang.

Kondisi itu, sambung Yunita, karena terjadi pemanasan matahari.

“Menang masih ada kemungkinan hujan, tapi intensitasnya kecil dan berangsur berkurang. Dimasa transisi cuaca akan sedikit tidak stabil,” pungkasnya. (Nuryani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *