Penyakit Kusta di Papua Masih Cukup Tinggi

Ilustrasi-IST

Metro Merauke – Penyakit kusta di Provinsi Papua masih cukup tinggi hingga kini. Dalam setahun terakhir ditemukan 1.022 kasus kusta di provinsi tertimur Indonesia itu.

Peneliti Kusta Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Papua, Hana Krismawati mengatakan, hampir 29 kabupaten dan kota di Provinsi Papua terdapat kasus kusta. 

Bacaan Lainnya

“Penderita kusta terbanyak terdapat di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Biak, Kabupaten Nabire dan Kabupaten Asmat,” kata Hana belum lama ini.

Menurutnya, berdasarkan angka penemuan kasus baru, Provinsi Papua menempati urutan ke ketiga, yakni 29,75 per 100.000 penduduk.

Katanya, diduga salah satu penyebab tingginya kusta di Papua, karena masih ada kasus yang belum ditemukan. 

“Ini akan menjadi salah satu penyebab penularan aktif di lingkungan sekitar,” ucapnya.

Ia menjelaskan, kepadatan dalam satu rumah serta buruk sanitasi memungkinkan orang tertular kusta.

Namun untuk penularan kusta dari penderita kepada orang lain, penyakit ini butuh waktu kontak erat selama delapan bulan.

“Kusta itu sebenarnya penyakit yang susah sekali menular. Perlu sosialisasi hingga ke lapisan masyarakat untuk mengedukasi mengenai penyakit kusta ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, diperlukan dukungan anggaran dari pemerintah daerah dalam menemukan kasus kusta aktif di Papua.

Sebab, penemuan kasus aktif merupakan salah satu cara eliminasi penyakit kusta, bukan dengan menunggu pasien di tempat layanan kesehatan. (Arjuna)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *